CARA TUHAN MENYELAMATKAN

Baca: Kisah Para Rasul 16:19-34


Bacaan tahunan: Matius 15-17

Ibu saya mengenal Yesus secara unik. Ketika masih gadis, ia berkunjung ke rumah tetangga, seorang penjahit pemeluk Kristen. Ia melihat sebuah buku nyanyian gereja, lalu terlibat dalam obrolan ringan. Entah bagaimana, sejak itu muncul keinginan dalam dirinya untuk pergi ke gereja. Kebetulan orangtuanya tidak melarangnya sekalipun berbeda keyakinan. Singkat cerita, ibu saya lalu bergabung dengan salah satu gereja, dibaptis, dan menjadi Kristen hingga sekarang.

Pengalaman kepala penjara di Filipi juga unik. Semuanya berawal dari gempa bumi yang diikuti dengan terbukanya semua pintu penjara dan belenggu para tahanan. Dalam kondisi ketakutan-karena khawatir semua tahanan melarikan diri-kepala penjara itu sempat ingin bunuh diri sebelum Paulus menenangkannya (ay. 28-29). Setelah keadaan tenang, kepala penjara itu bertanya pada Paulus, "Apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" (ay. 30). Paulus dan Silas menasihatinya agar percaya kepada Kristus, maka ia dan seisi rumahnya akan selamat. Akhirnya, kepala penjara menuruti nasihat Paulus dan Silas, dan ia bersukacita.

Di sekitar kita masih banyak orang belum percaya kepada Yesus Kristus. Tugas kitalah untuk memberitakan Kabar Baik itu dan mendoakan agar Roh Kudus menjamah hati mereka sehingga mereka datang dan percaya kepada Kristus. Caranya? Serahkanlah kepada Tuhan karena Dia punya banyak cara untuk membawa manusia agar percaya dan menerima keselamatan dari-Nya. --GHJ/www.renunganharian.net


TANPA KARYA ROH KUDUS, TAK SEORANG PUN DAPAT DATANG KEPADA KRISTUS.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media