HANYA KEBETULAN?

Baca: Roma 8:26-28


Bacaan tahunan: Ulangan 24-27

Menjelang kelulusan SMA belasan tahun silam, saya sempat ragu apakah dapat meneruskan kuliah atau bekerja. Kemampuan ekonomi keluarga terbatas, tidak ada biaya untuk kuliah. Saya hanya dapat membawanya dalam doa. Tuhan pun mengatur semuanya dengan cara yang luar biasa. Pertama, kakak laki-laki saya lulus kuliah tepat menjelang saya lulus SMA. Kedua, saya mendapatkan orangtua asuh, yang bersedia menanggung seluruh biaya kuliah hingga selesai.

Apakah peristiwa di atas hanyalah kebetulan? Silakan saja jika ada yang berpikir demikian. Namun, saya tahu persis bahwa dua peristiwa di atas jauh dari sekadar kebetulan. Tuhan sedang berkarya dengan cara-Nya yang ajaib. Apalagi sekitar tiga tahun kemudian saya mendapat cerita bahwa orangtua asuh saya sebenarnya hanya membiayai anak-anak SD dan SMP, tetapi khusus untuk saya, mereka mau membiayai semua dana perkuliahan hingga selesai. Saya pun semakin meyakini bahwa tak ada yang kebetulan dalam kehidupan manusia. Dalam segala perkara, bahkan dalam duka sekalipun, Allah turut bekerja di dalamnya untuk membawa kebaikan bagi kita.

Allah senang melibatkan diri-Nya dalam kehidupan umat-Nya, apalagi ketika umat-Nya menyadari akan campur tangan-Nya dalam keseharian mereka. Saya pun percaya bahwa Allah jugalah yang telah menuntun kita, sehingga dapat membaca renungan hari ini. Jika untuk perkara sesederhana ini saja kita percaya bahwa ini bukanlah suatu kebetulan, kita pun seharusnya dapat memercayai campur tangan-Nya dalam segala bidang kehidupan kita. --GHJ/www.renunganharian.net


MENGANGGAP CAMPUR TANGAN ALLAH SEBAGAI SUATU KEBETULAN SAMA DENGAN MENGINGKARI PENYERTAAN-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media