HIDUP DALAM PERJANJIAN ILAHI

Baca: Mazmur 25:8-14


Bacaan tahunan: Mazmur 92-100

Salah satu kesamaan antara Abraham, Ishak, dan Yusuf adalah tiga tokoh terkenal dalam Perjanjian Lama itu mengalami berkat dalam ikatan perjanjian dengan Allah. Ketiganya menerima pesan Allah secara langsung mengenai masa depan mereka dan hidup dalam ikatan perjanjian tersebut. Alhasil, kualitas hidup mereka pun menjadi luar biasa dan menginspirasi generasi penerusnya, bahkan hingga hari ini.

Daud, pemazmur sekaligus raja terbesar Israel, juga hidup dalam perjanjian Allah. Sebagai anak yang sempat diabaikan oleh keluarganya, Allah memilih dan mengurapinya menjadi raja melalui nabi Samuel (1Sam. 16:12-13). Sejak itu berkuasalah Roh Allah atas hidupnya sampai akhir hayatnya sebagai raja atas seluruh Israel. Daud mengerti benar bahwa hidupnya ada dalam ikatan perjanjian dengan Allahnya. Daud pun mendorong umat Allah untuk hidup takut akan Allah, supaya mereka menerima janji Allah, dan mengalami indahnya hidup dalam ikatan perjanjian dengan Allah.

Sampai hari ini Allah masih menggemakan janji-janji-Nya bagi umat-Nya, terutama melalui firman Allah yang dapat kita baca di dalam Alkitab. Kualitas kehidupan orang-orang yang ada dalam ikatan perjanjian dengan Allah pasti menjadi lebih baik. Bagi kita yang rindu mengalaminya, mari pererat persekutuan kita dengan Allah dan firman-Nya. Kedekatan dengan Allah akan membuat kita segera mengerti ketika janji-Nya sedang disampaikan kepada kita. Alangkah indahnya hidup dalam ikatan perjanjian dengan Allah! --GHJ/www.renunganharian.net


KETIKA ALLAH BERJANJI, DIA BERKUASA MENJADIKAN JANJI TERSEBUT NYATA.


Navigation

Change Language

Social Media