IMAN YANG TEGUH

Baca: 1 Petrus 5:8-9


Bacaan tahunan: Yosua 17-19

Petrus semasa hidupnya, memiliki pengalaman yang nyata dengan Yesus. Di suatu kesempatan Petrus pernah membuat pernyataan yang sangat meyakinkan, yaitu: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!" (Luk.22:33). Namun, pada kenyataannya Petrus justru menyangkal Yesus hingga tiga kali sebelum ayam berkokok (Luk. 22:54-62).

Sebelumnya, Petrus sudah diingatkan oleh Yesus bahwa: "Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku (Yesus) telah berdoa untuk engkau (Petrus), supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu" (Luk. 22:31-32). Pengalaman Petrus itu justru memperkaya dan mendewasakan imannya, sehingga Petrus menuliskan suatu pernyataan yang luar biasa; "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama" (1 Pet. 5:8-9).

Tantangan iman terbesar masa kini bukan berupa aniaya fisik, tetapi yang perlu kita waspadai adalah tawaran hidup yang nyaman dan mudah dengan menghalalkan segala cara. Marilah kita sadar dan berjaga-jaga, karena lawan kita adalah Iblis. Lawanlah dia dengan iman yang teguh di dalam Kristus! Dengan berpegang pada prinsip-prinsip kebenaran Firman-Nya. Marilah kita meneguhkan iman agar kita bisa melawan tipu muslihat Iblis. --APM/Renungan Harian


IMAN YANG TEGUH MAMPU MENGHANCURKAN TEMBOK KELALIMAN.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media