KASIHILAH TETANGGAMU

Baca: Roma 13:8-10


Bacaan tahunan: Yesaya 47-51

Pada zaman dimana permukiman terkonsentrasi di kota, saya bersyukur karena keluarga kami tinggal di desa. Kedekatan antar tetangga masih terjalin dengan sangat baik dan kami hidup saling membantu. Setiap ada kesempatan untuk berbuat baik kepada tetangga, kami menganggapnya sebagai tindakan berbagi kasih. Kami pun berharap tindakan kasih yang kami lakukan dapat membuka hati mereka untuk mengenal Kristus.

Menarik sekali karena Alkitab KJV memakai kata "neighbour" untuk frasa "sesama manusia" (ay. 9). Kata "neighbour" juga bisa diartikan "tetangga" atau orang-orang yang tinggal paling dekat dengan rumah kita. Jadi, ketika Alkitab menasihatkan agar kita mengasihi sesama, di dalamnya juga terkandung perintah untuk mengasihi tetangga. Apakah mudah mengasihi tetangga? Kita harus akui bahwa hal tersebut tidak mudah, khususnya terhadap mereka yang tidak bersikap baik, memusuhi, atau yang pernah merugikan kita. Namun, perintah untuk mengasihi berlaku untuk segala situasi, bukan hanya ketika tetangga bersikap atau berbuat baik kepada kita!

Melakukan tindakan kasih tidak selalu berupa pemberian materi atau barang. Kita dapat mengasihi dengan banyak cara lainnya, misalnya membesuk ketika ada tetangga sakit, menahan diri untuk tidak membalas perlakuan buruk dari mereka, atau tetap menyapa tetangga yang kurang menyukai kita. Lakukanlah dengan konsisten sambil berdoa agar tindakan kasih yang kita lakukan, suatu saat dapat membuka hati mereka terhadap Injil. Selamat mengasihi tetangga! --GHJ/www.renunganharian.net


TETANGGA YANG DIKASIHI AKAN MENJADI PENOLONG YANG SANGAT KITA BUTUHKAN, TERUTAMA KETIKA MASA-MASA SULIT MELANDA.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media