MEMELIHARA PIKIRAN

Baca: Filipi 4:1-9


Bacaan tahunan: Imamat 26-27

Aktivitas apa yang paling sering kita lakukan? Pernahkah kita menyadari bahwa kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk berpikir? Dari berpikir, lahir tindakan nyata sebagai buah dari pikiran. Sebagai contoh, jika kita banyak memikirkan seseorang yang kita kasihi, maka kita berusaha untuk menyenangkannya melalui ucapan dan tindakan kita. Sebaliknya, kebencian yang tersembunyi dalam pikiran akan melahirkan sikap dan perkataan yang kurang menyenangkan.

Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Paulus mengingatkan orang percaya agar senantiasa bersukacita, berbuat baik, tidak khawatir akan segala hal, dan bertekun dalam doa. Semua ini akan mendatangkan damai sejahtera di hati manusia. Namun untuk mendapatkan berkat tersebut, kita harus menuntun pikiran kita. Sebab tanpa kendali, pikiran kita sering membawa kita ke hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Seperti anak panah yang selalu memiliki sasaran, demikianlah selayaknya kita memiliki arah saat berpikir.

Hari ini kita diingatkan untuk memegang kendali atas pikiran kita. Kendali tersebut adalah firman Tuhan. Mengarahkan pikiran kita sesuai kebenaran Tuhan akan membimbing cara pikir kita. Terlebih sebagai warga sorgawi yang ditempatkan di dunia ini untuk sementara waktu, kita diharapkan memikirkan hal-hal sorgawi (Kol. 3:1-10). Marilah kita memohon Roh Kudus agar senantiasa memperbaharui dan menuntun pikiran kita. --YHC/www.renunganharian.net


PIKIRAN YANG DIPIMPIN OLEH KEBENARAN TUHAN AKAN MEMBAWA HIDUP KE DALAM DAMAI SEJAHTERA.


Navigation

Change Language

Social Media