PEMBUKTIAN

Baca: Matius 28:1-15


Bacaan tahunan: 2 Samuel 15-16

Pada tahun 1887, dua puluh dua tahun setelah pembunuhan Presiden Abraham Lincoln, orang-orang membongkar makamnya dan membuka petinya. Ini dilakukan karena ada gosip yang mengatakan bahwa tubuhnya tidak ada lagi di dalam kubur. Maka, mereka menggalinya. Dan, mereka masih menemukan tubuhnya ada di sana. Sayangnya, gosip itu berlanjut, hingga 14 tahun kemudian mereka kembali menggalinya. Lagi-lagi, orang-orang menyaksikan bahwa tubuhnya masih ada di dalam kubur. Sekarang orang percaya Lincoln benar-benar meninggal.

Tiga hari setelah kematian Yesus, tersebar pula gosip serupa di Israel. Namun sebaliknya, semua saksi mengatakan bahwa tubuh-Nya tidak ada lagi di sana. Alih-alih membuka kembali kubur Yesus, para penguasa berusaha menutupi fakta tersebut. Bahkan, mereka menyebar berita bohong bahwa para murid mencuri tubuh-Nya (ay. 12-13). Mereka bingung menjelaskan mengapa tubuh Yesus yang telah nyata nyata mati dan dimakamkan, kini tak ada di kubur? Bukankah prajurit terakhir pun sudah membuktikan bahwa Yesus tak bernyawa lagi, lewat tusukan tombaknya?

Fakta bahwa Yesus benar-benar hidup kembali, membuktikan banyak hal. Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa Dia Anak Allah (Rm. 1:4). Kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa penebusan-Nya nyata, iman kita tak sia-sia (1Kor. 15:17). Kebangkitan-Nya juga membuktikan bahwa segala firman-Nya itu benar (Kis. 2:31). Kebangkitan-Nya menjadi jaminan bahwa orang-orang percaya akan mendapat bagian yang tak dapat binasa dalam kekekalan (1Ptr. 1:3-4). Haleluya, Dia hidup! --AW/Renungan Harian


KUBUR LINCOLN MEMBUKTIKAN DIA BENAR-BENAR MENINGGAL KUBUR YESUS MEMBUKTIKAN DIA BENAR-BENAR HIDUP.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media