TIDAK EGOIS

Baca: 1 Raja-raja 3:1-15


Bacaan tahunan: Yohanes 13-16

Jika seseorang boleh meminta, manakah yang akan ia minta, sesuatu yang menyenangkan diri sendiri atau yang menyenangkan orang lain? Di dalam dunia yang individualis dan egois ini, kemungkinan besar seseorang akan meminta sesuatu yang menyenangkan dirinya sendiri.

Seorang raja bisa jadi meminta umur panjang, kekayaan, atau nyawa musuh ketika ia mulai memerintah. Namun, ketika Tuhan berfirman kepada Salomo, "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu, " Salomo mengajukan permintaan yang tidak biasa. Atas kesadaran sebagai seorang raja muda yang belum berpengalaman, ia meminta hati yang mampu menimbang perkara dan membedakan antara yang baik dan yang jahat. Sebuah permintaan yang tidak egois, tidak instan, dan mengandung konsekuensi yang tidak mudah. Permintaan agar dimampukan bertanggung jawab atas kepercayaan yang Tuhan berikan sebagai raja dan untuk kepentingan umat-Nya yang dipimpinnya. Tuhan memandang baik permintaan Salomo itu dan memberikan hati yang penuh hikmat dan pengertian. Bahkan Dia juga memberikan apa yang tidak Salomo minta, yaitu kekayaan dan kemuliaan. Salomo pun bersyukur kepada Tuhan.

Terkadang ketika kita mendapatkan suatu pilihan, kita cenderung untuk memilih yang instan, mudah, nyaman, dan menyenangkan. Semua itu berorientasi pada diri sendiri, bukan pada kehendak Tuhan atau kepentingan sesama. Marilah kita mulai bertanya di mana Tuhan dan sesama akan kita tempatkan dalam setiap pilihan dan keputusan kita? Biarlah kita bisa memilih dengan benar. --ANT/www.renunganharian.net


MINTA DAN PILIHLAH YANG PERLU UNTUK PEKERJAAN TUHAN DAN KEBAIKAN SESAMA.


Navigation

Change Language

Social Media