YESUS, ANAK DAUD

Baca: Matius 1:1-17


Bacaan tahunan: Galatia 1-3

Mengapa Yesus disebut "Anak Daud" bukan "Anak Salomo", padahal Salomo juga raja Israel yang terkenal? Tentu ada alasan khusus mengapa Allah lebih memilih dan menetapkan Daud untuk "disematkan" pada sebutan nama- Nya, sehingga sampai saat ini kita mengenal Yesus sebagai keturunan Daud.

Matius mencatat pengakuan ini ketika mengawali suratnya. Tanpa ragu ia menyebut Yesus sebagai anak atau keturunan Daud. Sebagai orang Yahudi, Matius memahami bahwa sosok Mesias yang dinanti-nantikan oleh bangsanya berasal dari keturunan Daud. Alkitab menginformasikan dengan jelas bahwa pada masa Daudlah bangsa Israel mengalami masa keemasan sebagai sebuah kerajaan. Allah pun pernah menubuatkan mengenai kelahiran Mesias, yang akan berasal dari keturunan Daud (bdk. Yes. 11:10; Yer. 23:5). Kehidupan Daud memang sangat spesial di hadapan Allah, sehingga Dia pun pernah bersaksi bahwa Daud adalah orang yang berkenan di hati-Nya (Kis. 13:22). Tak banyak orang mendapat pengakuan seperti ini langsung dari Allah.

Sekalipun Daud manusia biasa yang tidak sempurna, kita dapat terus belajar untuk menjalani hidup yang berkenan kepada Allah. Hidup berpaut kepada-Nya, jujur, berani mengoreksi diri bila berbuat salah sesuai Firman-Nya, dan bersedia dibentuk oleh-Nya. Tentu bukan dengan mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan bersandar pada Allah, melalui pertolongan Roh Kudus. Selamat menjalani hidup yang berkenan kepada Allah! --GHJ/www.renunganharian.net


SEPANJANG ZAMAN, ALLAH TERUS MENCARI MANUSIA YANG MENJALANI HIDUP UNTUK MENYENANGKAN HATI-NYA.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media