Renungan Harian
PENYAMBUNG LIDAH ALLAH
10 August 2026
Baca: YEHEZKIEL 2
Bacaan tahunan: Yesaya 59-63
Yehezkiel juga ditugaskan Allah menjadi penyambung lidah-Nya kepada umat Israel yang sedang mengalami pembuangan di Babel. Sebelumnya, mereka telah berulang kali diperingatkan, tapi umat Israel tetap tidak taat kepada Allah serta menjalani hidup yang penuh kejahatan. Allah pun membiarkan mereka ditawan ke negeri asing sebagai suatu bentuk penghukuman agar mereka menyadari dosanya serta berbalik kepada-Nya. Di negeri pembuangan itulah Yehezkiel diutus untuk menyampaikan firman Tuhan kepada umat-Nya. Isinya tentang ratapan, keluh kesah, dan rintihan Allah atas perilaku mereka (ay. 10).
Bukan hanya Yehezkiel, setiap orang percaya juga ditugaskan menjadi penyambung lidah Allah. Kita diutus untuk memberitakan kasih Allah kepada dunia. Mengajak para pendosa untuk menerima pengampunan-Nya. Memperingatkan mereka yang menempuh jalan kesesatan. Menegur mereka yang mengeraskan hati dalam ketidaktaatan. Kita ditugaskan untuk menyampaikan isi hati-Nya yang penuh kasih dan kebenaran, yang menghendaki agar tak seorang pun binasa. --HT/www.renunganharian.net
KITA SEMUA DITUGASKAN MENJADI PENYAMBUNG LIDAH ALLAH, MARI SAMPAIKAN FIRMAN-NYA DENGAN KASIH SETIA DAN KEBENARAN.Renungan Harian

