EN ID

Renungan Harian

MANUSIA DAPAT BERUBAH

03 October 2026

Baca: KEJADIAN 43:1-14


Bacaan tahunan: Matius 5-6

Saat mendengar nama "Yakub", di benak (mayoritas) kita tebersit sesuatu yang negatif, seperti licik, penipu, pembohong. Pernah ia memperdaya Esau, kakaknya, yang kelelahan untuk menukarkan hak kesulungannya dengan makanan (Kej. 25:29-34). Pernah ia menyamar sebagai Esau demi mendapat berkat dari Ishak, sang ayah (Kej. 27:18-19). Pernah ia mengakali ternak kepunyaan Laban, mertuanya, agar melahirkan anak-anak yang sesuai dengan ciri-ciri dari upahnya (Kej. 30:37-39).

Selang bertahun-tahun kemudian terjadi bencana kelaparan. Yakub menyuruh anak-anaknya berangkat ke Mesir untuk membeli gandum. Namun, uang pembelian tersebut dikembalikan dalam masing-masing mulut karung pemuat gandum (Kej. 42:35). Pada keberangkatan yang kedua, Yakub menyuruh anak-anaknya membawa uang dua kali lipat banyaknya (ay. 12). Uang yang telah dikembalikan harus diserahkan kembali kepada pihak penjual. Yakub berpikir hal itu adalah kekhilafan, dan ia tidak memperbolehkan anak-anaknya mengambil keuntungan atasnya. Si licik menjadi tulus, si penipu mendorong tindakan kejujuran, si pembohong mengajarkan untuk menyatakan kebenaran. Dari sini kita menengok sebuah pelajaran berharga bahwa manusia dapat berubah. Sikap seseorang yang tadinya buruk dapat berubah menjadi baik.

Manusia dapat berubah, maka itu, berarti kita tidak boleh putus asa menghadapi orang-orang yang tampaknya bebal. Jika hari ini perkataan kita diabaikan, hari esok mungkin mereka mau mendengarnya. Hari esok juga masih memiliki hari esoknya lagi. Selama napas hidup masih berembus, kita masih dapat mengharap perubahan sikap seseorang. Ingatkan diri sendiri untuk tidak lelah menasihati sesama supaya membenahi perilaku mereka, pula terus bersemangat menjangkau jiwa-jiwa bagi Yesus! --LIN/www.renunganharian.net
SELAMA NAPAS MASIH BEREMBUS MASIH SELALU ADA KEMUNGKINAN BAGI SESEORANG UNTUK BERTOBAT.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca