TAMPAKNYA SEDERHANA

Baca: 1 Raja-raja 19:9-13


Bacaan tahunan: Yoel 1-3

KKR dan kesembuhan ilahi diminati oleh banyak orang. Dipromosikan bahwa orang yang percaya akan bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi dan mengalami mukjizat-Nya. Brosur dan baliho KKR dipasang di sudut-sudut jalan agar orang dapat melihatnya dan kemudian berbondong-bondong mendatangi acaranya. Ya, apa lagi di dunia yang banyak tuntutan ini, banyak orang ingin bertemu dengan Yesus. Namun, apakah Yesus pasti datang melalui peristiwa yang hebat?

Dalam keadaan tertekan dan lemah, Elia sangat membutuhkan Tuhan. Panggilan sebagai nabi ternyata tidak menjadikannya selalu tampil hebat. Ia juga merasa lelah dan mengalami stres berat (ay. 4). Malaikat Tuhan sudah membujuknya untuk makan (ay. 7) agar ia dapat melanjutkan aktivitasnya. Namun, saat itu Elia masih merasa nyaman dalam kesendiriannya. Ia merasa bahwa hanya dirinya yang hidup dengan benar (ay. 10). Ia kemudian mencari Tuhan dalam angin besar dan gempa bumi, tetapi Tuhan tidak ada (ay. 11-12). Ternyata, Tuhan malah menyatakan diri-Nya melalui angin sepoi-sepoi basa (ay. 12)-sungguh kehadiran yang tampak sederhana.

Angin sepoi-sepoi basa dapat membuat Elia berjumpa secara pribadi dengan Tuhan. Begitu pula dalam kehidupan kita. Tuhan dapat menemui kita melalui hal-hal yang tampak sederhana, bukan melalui hal-hal yang hebat. Kita perlu peka jika Tuhan hadir dalam hal yang tampak sederhana itu. Saat memasak, bekerja, atau berjalan, ingatlah bahwa Tuhan sanggup hadir untuk menjumpai kita. --YDS/www.renunganharian.net


DALAM KEADAAN YANG TAMPAK SEDERHANA, KITA DAPAT BERJUMPA DENGAN ALLAH SECARA PRIBADI.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media