EN ID

Renungan Harian

MELAKUKAN PERKATAAN TUHAN

08 September 2026

Baca: YOHANES 2:1-11


Bacaan tahunan: Yehezkiel 28-30

Di Kana, untuk pertama kalinya Yesus mengadakan mukjizat. Air berubah menjadi anggur. Kita takjub menyimak perbuatan Tuhan yang hebat. Didapati di sana sebuah sikap, yakni taat. Sebelumnya, Maria, ibu Yesus, berpesan kepada para pelayan, "Apa yang dikatakan-Nya [Yesus] kepadamu, lakukanlah itu!" (ay. 5). Benar kemudian, Yesus mengatakan sesuatu kepada mereka. Disuruh-Nya mereka mengisi penuh tempayan-tempayan dengan air (ay. 7). Hal ini mudah, tetapi selanjutnya tak masuk di akal. Bagaimana mungkin membawa air yang dicedok dari sana kepada pemimpin pesta (ay. 8)? Ia akan mencicipinya, lalu merasa dipermainkan. Namun, mereka melakukan juga perkataan Yesus, seperti dipesankan oleh Maria. Menakjubkan, air itu berubah menjadi anggur, malahan anggur yang sangat nikmat (ay. 9-10).

Semata karena kemurahan-Nya maka Tuhan berkenan menyatakan mukjizat-Nya. Namun, hampir selalu, mukjizat didahului dengan instruksi. Di sinilah ketaatan itu berperan. Disayangkan, banyak dari kita mengharap menyaksikan tangan Tuhan bekerja secara ajaib dalam kehidupan kita, tetapi enggan menuruti perkataan-Nya. Tuhan menyuruh kita mengasihi, tetapi kita memilih membenci. Tuhan meminta kita mengampuni, tetapi kita terus menyimpan rasa sakit hati. Tuhan mendorong kita untuk berbagi, tetapi selalu kita menggunakan berkat hanya bagi diri sendiri.

Mengisi tempayan dengan air, lalu membawanya kepada pemimpin pesta adalah perkara sederhana. Begitu pun akan sederhana instruksi Tuhan kepada kita. Hanya instruksi-Nya kerap mengharuskan kita melepaskan kesombongan, keegoisan, atau perasaan-perasaan negatif lainnya dari hati. Maka saat ini, untuk segala yang dikatakan Tuhan kepada kita, marilah kita melakukannya. --LIN/www.renunganharian.net
ORANG-ORANG YANG SUKA MENAATI PERINTAH TUHAN AKAN LEBIH BANYAK MENYAKSIKAN MUKJIZAT DALAM KEHIDUPANNYA.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca