Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: MATIUS 28:1-15
Bacaan tahunan: 2 Samuel 1-3
Memercayai bahwa seorang yang sudah mati menjadi hidup kembali tentu tidak mudah. Itu bertentangan dengan hukum alam. Tak bisa dijelaskan oleh nalar atau logika manusia. Secara alamiah, ketika seseorang mengalami kematian maka proses pembusukan segera dimulai. Itu sebabnya, banyak orang tidak percaya terhadap kebangkitan Yesus setelah Dia dikuburkan. Mereka lalu mengarang atau menduga-duga alasan yang sepertinya masuk akal.
Saksi mata mencatat bahwa kubur Yesus disegel serta dijaga oleh pasukan tentara Roma. Ide itu diajukan oleh para pemimpin Yahudi kepada Pilatus, sang gubernur, untuk mengantisipasi dicurinya mayat Yesus lalu para murid mengeklaim bahwa Dia telah bangkit (Mat. 27:62-66). Namun, kebangkitan Kristus memang bukanlah peristiwa alamiah. Itu bukan perbuatan manusia. Melainkan karena kuasa Allah, Sang Pencipta kehidupan. Kebangkitan Kristus ditandai dengan gempa bumi yang hebat serta malaikat yang menggulingkan batu penutup kubur. Para penjaga melihatnya dengan sangat ketakutan. Namun, sogokan dengan sejumlah uang membuat mereka mengikuti skenario dusta serta konspirasi jahat.
Hingga saat ini, banyak orang meragukan kebangkitan Kristus sekalipun begitu melimpah bukti pendukungnya. Sebaliknya, bagi para pengikut-Nya tidak ada keraguan mengenai hal itu. Mereka mengalami perjumpaan yang nyata dengan Dia, dalam berbagai cara dan peristiwa selama 40 hari (Kis. 1:3). Mereka pun berani bersaksi tentang Kristus. Mereka juga menjalani hidup yang benar seturut pengajaran Kristus. Saat ini, kita yang telah mengalami perjumpaan dengan Kristus juga kiranya menjalani hidup yang akan menuntun semakin banyak orang beriman kepada-Nya. --HT/www.renunganharian.net
MENGALAMI PERJUMPAAN DENGAN KRISTUS YANG BANGKIT MEMAMPUKAN KITA MENJALANI HIDUP YANG BENAR SETURUT KEHENDAK-NYA.
Please sign-in/login using: