Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: 2 KORINTUS 4:1-15
Bacaan tahunan: Nehemia 1-3
Paulus sering menceritakan kisah hidupnya saat mengajar. Bukan untuk membesarkan upah secara duniawi yang diterimanya! Paulus bermaksud menyaksikan karya Kristus yang nyata di tengah penderitaan yang harus ditanggungnya demi Injil. Paulus memiliki tujuan untuk membuktikan kuasa Kristus yang ia alami.
Di era makin modern yang cenderung menjunjung tinggi kesuksesan duniawi, ada bahaya bagi orang Kristen jika turut terbawa arus. Yakni menjadikan kekayaan, jabatan, kesuksesan, kenyamanan, popularitas, dan mukjizat instan sebagai tolok ukur berkat Tuhan, sekaligus dasar kesaksian. Hal ini dapat terjadi ketika ada dua pihak yang saling memberi ruang. Pertama, pemberi kesaksian yang tanpa sadar cenderung ingin dikagumi, mencari validasi iman, dan godaan untuk memberi kesaksian yang "dapat dijual". Sementara dari sisi pendengar, ada sebagian umat yang hanya tertarik pada kesaksian yang menguntungkan. Kurang tertarik pada kesaksian tentang pertobatan, kesetiaan dalam penderitaan, atau ketaatan tanpa hasil instan.
Akibatnya, Injil sejati menjadi kabur. Kesaksian yang semestinya memuliakan Kristus berubah menjadi ajang pamer spiritual dan kehilangan kuasa Roh Kudus. Fokus bergeser dari salib dan kasih karunia menjadi hasil duniawi. Alih-alih membangun jemaat secara rohani, malah membentuk pengikut yang dangkal, tak berakar di dalam iman. Menyuburkan teologi kemakmuran yang tak sejalan dengan ajaran Yesus karena kesaksian berubah menjadi ajang berbagi formula cepat mendapat mukjizat atau berkat. --EBL/www.renunganharian.net
KESAKSIAN BUKAN BERBICARA TENTANG SEBERAPA BESAR BERKAT DUNIAWI YANG KITA TERIMA, MELAINKAN SEBERAPA NYATA KRISTUS HIDUP DALAM KITA.
Please sign-in/login using: