EN ID

Renungan Harian

CIPTAKANLAH HATI MURNI

06 October 2026

Baca: MARKUS 7:14-23


Bacaan tahunan: Matius 11-12

Keputusan besar di istana raja-raja pada zaman dahulu sering kali dibuat di ruang yang tenang dan tertutup. Dari ruangan itu seorang raja berupaya mengatur kehidupan seluruh rakyatnya. Namun, ada satu lagi ruang yang jauh lebih menentukan daripada ruang takhta raja, yaitu hati manusia. Dari situlah pikiran, keputusan, dan tindakan bermula. Jika hati rusak, keputusan yang lahir pun akan membawa kerusakan.

Tuhan Yesus pernah menjelaskan hal tersebut kepada orang banyak. Dalam Markus 7, Ia mengatakan bahwa yang menajiskan manusia bukanlah makanan atau hal-hal dari luar, melainkan apa yang keluar dari dalam hati. Pikiran jahat, keserakahan, kesombongan, dan berbagai tindakan buruk berakar dari kedalaman batin manusia. Dengan kata lain, sumber persoalan manusia sejatinya berada di dalam dirinya sendiri.

Kebenaran tersebut pernah disadari oleh Raja Daud. Setelah ditegur oleh Nabi Natan karena berbuat dosa, Daud tidak hanya meminta pengampunan kepada Tuhan. Ia menyadari bahwa akar masalahnya terletak pada hatinya. Karena itu ia berdoa, "Ciptakanlah hati yang murni padaku, ya Allah ..." (Mzm. 51:12). Daud memahami bahwa tanpa pembaruan hati manusia mudah jatuh kembali ke dalam kesalahan yang sama.

Kesadaran Daud menjadi pelajaran penting bagi kita. Betapa sering kita berusaha memperbaiki penampilan luar atau citra diri, tetapi lupa memperhatikan kondisi hati. Firman Tuhan mengajak kita datang kepada-Nya dengan kerendahhatian, memohon agar Ia memperbarui batin kita. Sebab, ketika hati kita diperbarui oleh-Nya, kehidupan kita pun bergerak ke arah yang tepat, baik, dan benar. --SAP/www.renunganharian.net
AGAR BERKENAN DI HATI-NYA, TUHAN HANYA MEMINTA HATI YANG MURNI DAN TEKAD YANG TEGUH.-A.W. TOZER

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca