ANUGERAH YANG MEMBERKATI

Baca: KISAH PARA RASUL 16:13-15


Bacaan tahunan: 2 Tawarikh 35-36

Paulus dan Silas, atas tuntunan Allah melalui penglihatan, menuju daerah Makedonia. Maka sampailah mereka di Filipi, kota pertama di daerah Makedonia. Filipi adalah kota perantauan orang Roma. Pada hari Sabat, mereka mencari dan menemukan tempat ibadah orang Yahudi di luar kota. Mereka duduk dan berbicara dengan perempuan-perempuan yang beribadah di situ, salah satunya Lidia, perempuan penjual kain ungu, kain yang cukup mahal pada waktu itu.

Tuhan memberi anugerah kepada Lidia sehingga ia percaya. Namun, ia tidak sendiri, ia membawa seisi rumahnya untuk dibaptis. Anugerah keselamatan yang telah diterimanya sungguh membawa sukacita. Sebagai ucapan syukur atas keselamatan itu maka Lidia mengajak Paulus dan Silas agar bersedia menumpang di rumahnya. Ia tidak berbasa-basi saja, bahkan ia sampai memohon dan membujuk mereka. Menerima Paulus dan Silas di rumahnya tentunya menunjukkan keramahtamahan, kemurahan hati, perhatian, dan pengorbanan Lidia di tengah kesibukannya sebagai pengusaha. Kebaikannya sangat berarti bagi pelayanan Paulus dan Silas dalam memberitakan Injil dengan segala keterbatasan mereka di daerah yang asing.

Tindakan apa yang kita lakukan sebagai dampak keselamatan yang telah kita terima? Tindakan Lidia hanya salah satu contoh. Bagaimana sikap kita terhadap orang-orang di sekitar kita yang belum mengenal Kristus? Bagaimana sikap kita terhadap orang-orang yang telah membawa kita mengenal Kristus? Biarlah anugerah keselamatan yang kita terima membawa berkat bagi sesama, bukan hanya untuk diri sendiri. --ANT/www.renunganharian.net


KASIH-NYA MEMAMPUKAN KITA MEMBAGIKAN KASIH-NYA BAGI SESAMA.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media