AMNESIA ROHANI

Baca: Matius 16:5-12


Bacaan tahunan: Mazmur 40-45

Setiap hendak bepergian, ayah saya selalu mengatakan, "Jangan lupa membawa dompet!" Manusia memang memiliki kecenderungan untuk lupa. Bukan hanya dompet, handphone, kunci atau barang lainnya, kita juga sering melupakan kebaikan Tuhan. Itulah yang dimaksud dengan amnesia rohani.

Para murid Yesus juga pernah mengalami amnesia rohani. Pada waktu menyeberangi danau, mereka lupa membawa bekal roti. Yesus lalu berkata, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." (ay. 5-6). Amnesia rohani terjadi bukan karena mereka lupa membawa roti melainkan karena salah memahami makna perkataan Yesus. Murid-murid berpikir bahwa saat itu Yesus mempersoalkan tidak adanya roti pada mereka (ay. 7). Para murid lupa bahwa ada atau tidak ada roti bukan masalah bagi Yesus. Padahal mereka baru saja mengalami mukjizat 5 roti 2 ikan yang dapat memberi makan 5.000 orang bahkan bersisa 12 bakul, juga 7 roti dan beberapa ikan kecil disajikan cukup untuk 4.000 orang dan bersisa 7 bakul (ay. 9-10, Mat. 14:13-21; Mat. 15:32-38). Tuhan lalu mengingatkan mereka!

Amnesia rohani ditandai dengan adanya kekhawatiran ketika muncul persoalan baru, padahal beberapa waktu sebelumnya kita telah menyaksikan kebaikan Tuhan. Kiranya kita tidak melupakan kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita. Sebaliknya, kita meyakini bahwa Tuhan yang pernah menunjukkan kebaikan-Nya adalah Tuhan yang sama dan selalu setia dari dahulu, sekarang dan sampai selamanya. --LIN/www.renunganharian.net


KITA TIDAK PERLU KHAWATIR SEBAB TUHAN TIDAK PERNAH MENGHENTIKAN MASA PERTOLONGAN-NYA BAGI KITA.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media