HARTA YANG SEJATI

Baca: Kolose 2:1-5


Bacaan tahunan: Mazmur 101-105

Dunia sedang terjangkit penyakit konsumerisme. Manusia saling berpacu untuk memuaskan diri. Semuanya perlu uang. Sebab itu manusia berlomba-lomba mencari uang dan harta sehingga mereka berharap nafsunya terpuaskan. Mereka terjebak pada cinta uang, tetapi pada akhirnya merasa tidak bahagia. Jika demikian, harta seperti apakah yang layak dikejar oleh manusia?

Paulus juga berlomba-lomba dalam mengejar suatu harta. Dalam surat Kolose, Paulus melukiskan upayanya itu sebagai suatu perjuangan yang berat. Harta macam apakah kiranya yang sedang dikejar Paulus dengan perjuangan berat itu? Jawabnya adalah Yesus Kristus. Sebab di dalam Yesuslah tersembunyi segala harta, hikmat dan pengetahuan. Berbeda dengan pemilik harta dunia yang enggan berbagi, Paulus justru berusaha sungguh-sungguh agar jemaat Kolose dapat memperoleh harta itu sebagaimana Paulus juga memilikinya. Paulus melakukan apa saja agar jemaat Kolose merasa terhibur dan dapat bersatu dalam kasih. Sehingga jemaat ini pun dapat memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pada Yesus.

Bagaimana sikap kita terhadap Yesus Kristus? Apakah kita memandang Yesus Juru Selamat kita itu laksana suatu harta yang tak ternilai harganya? Ataukah kita lebih puas dan lebih menyukai harta dunia sehingga mengurbankan iman kita kepada Yesus? Kiranya melalui pergumulan Paulus ini, kita disadarkan bahwa harta sejati yang tak ternilai harganya adalah mengenal Yesus dan memperhatikan ajaran-Nya. Jangan membuang harta yang sejati di dalam diri Yesus, demi untuk mendapatkan harta duniawi yang fana. --ENO/www.renunganharian.net


KENIKMATAN HARTA DUNIA MENJEBAK MANUSIA SEHINGGA TERTAWAN OLEHNYA.


Navigation

Change Language

Social Media