LOLOS SELEKSI

Baca: Ester 2:10-18


Bacaan tahunan: Ulangan 21-23

Vina kelihatan gelisah. Esok hari adalah panggilan wawancara untuk pekerjaan yang sedang dilamarnya. Dirinya cemas karena, menurutnya, ini perusahaan yang profesional dan para pesaing amat banyak. Berminatkah mereka padaku? Betul di sinikah tempatku? Mampukah aku bersaing? Meski segalanya telah dipersiapkannya, Vina tetap cemas dan mohon didoakan.

Diperkirakan 400 orang gadis dari seluruh negeri Persia diambil untuk dijadikan gundik raja Xerxes (Ahasyweros), termasuk Ester (ay. 8). Dibawa ke Harem, tempat para gundik raja, bukanlah impiannya. Namun apa daya? Bahkan taruhannya nyawa jika suasana hati raja sedang gundah. Itu sebabnya Mordekhai, ayah angkatnya, gelisah (ay. 11). Satu-satunya harapan ialah apabila dirinya terpilih menjadi permaisuri. Tapi bagaimana mungkin dengan "pesaing" begitu banyak? Tak disangka, akhirnya gadis yatim piatu dari bangsa jajahan itu terpilih sebagai ratu, sebab posisi itu menyiapkan sebuah peran penting yang dipikulnya kelak (lih. Est. 4:14).

Tuhan tahu tempat terbaik dimana kita bisa berperan secara optimal, meski semua peran, kedudukan, posisi, jabatan, bangku sekolah atau kuliah harus diperoleh dengan berlaga di ajang kompetisi yang serba menggelisahkan. Percayalah pada rancangan-Nya. Sesuatu yang telah ditetapkan-Nya sebagai "jatah" Anda, di situlah Anda bakal berada. Lakukanlah bagian yang menjadi tanggung jawab kita seoptimal mungkin. Lalu, percayakan selebihnya pada hikmat Tuhan. --PAD/www.renunganharian.net


JIKA TUHAN YANG MENETAPKAN TUJUANNYA, SEGALA JALAN PASTI TERSEDIA DAN SEGALA RINTANGAN PASTI TERATASI.


Navigation

Change Language

Social Media