TERTULAR SIFAT ALLAH

Baca: Mazmur 25:8-14


Bacaan tahunan: 2 Samuel 1-2

Sewaktu masih di Sekolah Dasar, awalnya saya kurang suka belajar kelompok. Ketika beberapa teman dekat mengajak, saya merasa kurang nyaman, tetapi saya berusaha untuk mengikuti setiap aktivitas yang ada. Lambat laun, saya pun mulai menyukainya. Terlebih ketika saya merasakan manfaatnya terhadap pemahaman saya untuk beberapa mata pelajaran. Ya, saya telah "tertular" dengan semangat belajar kelompok yang dikobarkan oleh teman-teman dekat saya!

Dalam pergaulan dengan orang lain, ada dua kemungkinan yang bisa kita alami: kita "tertular" atau "menulari". Jika dua kondisi tersebut berkaitan dengan hal-hal yang positif, tentu akan berimbas positif pula dalam kehidupan kita. Begitu pula seharusnya kita dapat "tertular" oleh sifat-sifat Allah ketika kita bergaul karib dengan Dia. Sifat-sifat Allah lambat laun akan menjadi kebiasaan dan karakter sehingga hidup kita akan menjadi semakin baik. Kehidupan kita pun dapat menjadi saksi Kristus karena orang-orang akan melihat karakter dan pribadi Kristus dalam kehidupan keseharian kita.

Kunci agar Allah bergaul karib dengan kita pun sudah diberikan, yakni dengan cara hidup takut akan Allah. Dengan kata lain, hidup menghormati Allah. Seberapa besar kadar penghormatan kita kepada Allah? Jika kadarnya semakin besar, kualitas hidup kita pun semakin meningkat melalui pergaulan yang karib dengan Allah. Mari tanggapi kerinduan-Nya untuk bergaul karib dengan kita, supaya kita semakin tertular dengan sifat-sifat ilahi-Nya! --GHJ/www.renunganharian.net


KETIKA SIFAT ALLAH MENULARI KITA, HIDUP KITA PASTI MENJADI LEBIH BAIK.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media