Renungan Harian
KAIDAH KENCANA
28 July 2026
Baca: MATIUS 7:7-14
Bacaan tahunan: Yesaya 1-4
Pengajaran ini dapat ditemui dalam berbagai agama serta filsafat kuno, tetapi versi yang paling populer sering dikutip dari pengajaran Tuhan Yesus. Dia menantang kita untuk sungguh-sungguh berpikir sebelum melakukan sesuatu. Dia meminta kita untuk berempati, yakni menempatkan diri kita dalam posisi orang lain. Dengan demikian, kita seharusnya menyadari konsekuensi dari setiap tindakan kita. Maka patutlah kita berhati-hati dalam menjalani hidup serta menyelaraskannya dengan kehendak Allah.
Perintah Yesus ini juga mengajar kita untuk mengambil inisiatif pertama. Kita harus proaktif. Jangan menunggu orang lain bertindak lebih dulu. Melainkan, kitalah yang memulai suatu tindakan sehingga dapat mengakibatkan efek berantai yang akan menghasilkan hal-hal yang mencerminkan kehendak Allah. Ingin melihat orang lain berbuat baik? Maka lakukanlah perbuatan baik! Ingin melihat orang lain mengampuni? Maka tawarkanlah pengampunan! Ingin melihat orang lain bersikap jujur? Maka praktikkanlah perilaku hidup yang jujur! Jika setiap pengikut Kristus menaati perintah ini maka kita akan menyaksikan dunia yang semakin dipenuhi oleh kasih dan kebaikan. --HT/www.renunganharian.net
MENEMPATKAN DIRI KITA BERADA DALAM POSISI ORANG LAIN AKAN MENOLONG KITA MENJALANI HIDUP YANG MENCERMINKAN KASIH ALLAH.Renungan Harian

