Renungan Harian
JANGAN KALAH CERDIK
19 September 2026
Baca: LUKAS 16:1-9
Bacaan tahunan: Hosea 1-7
Kisah ini bermula dari laporan yang diterima oleh tuan dari bendahara itu mengenai penghamburan harta miliknya (ay. 1-2), yang berujung pada pemecatan. Bendahara itu lantas berpikir bagaimana supaya hidupnya tetap aman setelah ia tidak lagi bekerja. Akhirnya, dengan cerdik bendahara itu mengurangi utang dari orang-orang yang berutang kepada tuannya, dengan harapan bahwa mereka akan membalas budi (ay. 4-7). Inilah bentuk kecerdikan yang dipuji karena ia dapat mengantisipasi situasi sulit yang segera datang. Yesus lantas menambahkan sedikit kesimpulan, "Anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya daripada anak-anak terang."
Terkesan ada sindiran dari catatan yang Yesus sampaikan, tetapi hal itu benar adanya. Terkadang umat Tuhan memilih pasrah atau memakai alasan-alasan yang rohani, bukannya mengantisipasi dan bertindak cerdik ketika masalah keuangan di depan mata. Apalagi sebagai umat Tuhan, ada hikmat yang siap diberikan supaya dapat merespons situasi sulit dengan tepat-tentu saja dengan tetap menjaga prinsip hidup sesuai firman Tuhan agar jangan sampai menjadi batu sandungan. --GHJ/www.renunganharian.net
HIDUP CERDIK BUKANLAH KOMPROMI TERHADAP KETIDAKBENARAN, TETAPI MENYIASATI DENGAN HIKMAT ALLAH.Renungan Harian

