Renungan Harian
PENGALAMAN BERSAMA YESUS
19 July 2026
Baca: YOHANES 9
Bacaan tahunan: Amsal 19-21
Sebuah argumen dapat dengan mudah diruntuhkan oleh pengalaman. Inilah yang menjadi kesulitan bagi orang-orang Farisi. Mereka tidak mampu memaksakan pendapat mereka tentang Yesus kepada seorang laki-laki. Sebab, orang itu memiliki pengalaman bersama Yesus. Semula ia buta, lalu dapat melihat. Dan Yesuslah yang mencelikkan matanya. Yesus meludah, mengaduk ludah-Nya dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang itu. Lalu Dia menyuruhnya pergi membasuh diri di kolam Siloam. Orang itu berbuat seperti kata-kata Yesus, dan ia kembali dengan matanya sudah celik (ay. 6-7). Orang-orang Farisi berkata Yesus adalah orang berdosa (ay. 24). Namun, pengalamannya memberitahu Yesus bukan orang seperti itu. Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya (ay. 31). Orang itu berpendapat Yesus adalah seorang nabi (ay. 17). Selanjutnya, ia percaya bahwa Yesus adalah Mesias (ay. 38).
Jangan puas hanya memiliki pandangan berdasar argumen orang lain, apalagi pandangan tentang Tuhan. Jangan merasa cukup sekadar mendengar mereka berkata, "Tuhan Yesus baik." Milikilah juga pengalaman bersama Yesus! Caranya adalah menjalin hubungan secara pribadi dengan-Nya. Setiap hari senantiasa berdoa, membaca serta merenungkan isi Alkitab. Maka takkan pendirian kita dapat digoyahkan. Walaupun orang lain kemudian menyatakan hal-hal negatif tentang Tuhan, tetap kita berkata, "Tuhan Yesus baik." --LIN/www.renunganharian.net
MILIKILAH PENGALAMAN BERSAMA TUHAN YESUS MAKA IMAN KITA TIDAK AKAN TERGOYAHKAN!Renungan Harian

