Renungan Harian
PERLINDUNGAN YANG SEMPURNA?
21 September 2026
Ada banyak cara seseorang melindungi dirinya dari kejahatan dan kecelakaan. Ia mungkin memasang pagar tinggi dan CCTV di rumahnya, mengasuransikan segala miliknya, membuat ruang rahasia bawah tanah, menyewa pengawal pribadi, dan lainnya, sampai ia merasa semua itu memberikannya perlindungan yang sempurna.
Siapa tidak kenal Goliat? Goliat berperawakan sangat tinggi. Sebagai tentara, ia melindungi diri sedemikian rupa, seperti: memakai ketopong tembaga di kepala, baju zirah yang bersisik dari tembaga, dan penutup kaki dari tembaga. Selain itu, ia dibantu seorang yang membawa perisai di depannya. Selain memakai alat pelindung, ia juga melindungi diri dengan berbagai senjata, seperti: pedang, tombak, dan lembing tembaga. Ia merasa telah sempurna terlindungi sehingga ia berani menantang barisan Israel untuk berperang satu lawan satu. Apakah memang ia memiliki perlindungan yang sempurna? Tentu tidak, ia akhirnya dapat dikalahkan oleh Daud, atas pertolongan Tuhan, dengan satu batu yang diumbannya sehingga tepat mengenai dahinya, satu bagian kecil di tubuhnya yang tidak terlindungi. Ia pun akhirnya mati.
Apakah kita hidup penuh kekhawatiran sehingga berusaha melindungi diri dengan berlebihan dan mengantisipasi setiap keadaan buruk yang mungkin saja terjadi? Mungkin kita bisa mengupayakan semua perlindungan itu, tetapi yakinlah bahwa semua itu tidak sempurna. Marilah kita datang kepada Tuhan yang sanggup memberikan perlindungan yang sempurna atas seluruh hidup kita. Serahkan diri kita kepada Dia yang kuat dan berkuasa melindungi kita. --ANT/www.renunganharian.net
Siapa tidak kenal Goliat? Goliat berperawakan sangat tinggi. Sebagai tentara, ia melindungi diri sedemikian rupa, seperti: memakai ketopong tembaga di kepala, baju zirah yang bersisik dari tembaga, dan penutup kaki dari tembaga. Selain itu, ia dibantu seorang yang membawa perisai di depannya. Selain memakai alat pelindung, ia juga melindungi diri dengan berbagai senjata, seperti: pedang, tombak, dan lembing tembaga. Ia merasa telah sempurna terlindungi sehingga ia berani menantang barisan Israel untuk berperang satu lawan satu. Apakah memang ia memiliki perlindungan yang sempurna? Tentu tidak, ia akhirnya dapat dikalahkan oleh Daud, atas pertolongan Tuhan, dengan satu batu yang diumbannya sehingga tepat mengenai dahinya, satu bagian kecil di tubuhnya yang tidak terlindungi. Ia pun akhirnya mati.
Apakah kita hidup penuh kekhawatiran sehingga berusaha melindungi diri dengan berlebihan dan mengantisipasi setiap keadaan buruk yang mungkin saja terjadi? Mungkin kita bisa mengupayakan semua perlindungan itu, tetapi yakinlah bahwa semua itu tidak sempurna. Marilah kita datang kepada Tuhan yang sanggup memberikan perlindungan yang sempurna atas seluruh hidup kita. Serahkan diri kita kepada Dia yang kuat dan berkuasa melindungi kita. --ANT/www.renunganharian.net
INGATLAH! TIDAK ADA APA PUN DI DUNIA INI YANG MEMBERIKAN JAMINAN ATAU PERLINDUNGAN SEMPURNA.


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.