PERTUMBUHAN MENUNTUT PERUBAHAN

Baca: YOHANES 15:1-8


Bacaan tahunan: Nehemia 10-11

Sebagian besar orang rela berjuang keras demi mengejar kenyamanan. Namun sayangnya, kenyamanan cenderung membuat orang berhenti bertumbuh. Ketika orang sudah merasa nyaman, mereka menjadi enggan jika harus berjuang lagi, harus berubah lagi. Padahal pola yang demikian tidak baik bagi kehidupan rohani yang sehat. Sebab Alkitab secara konsisten menunjukkan bahwa hidup orang percaya merupakan proses pertumbuhan dan perubahan secara terus-menerus menuju kedewasaan rohani dan keserupaan dengan Kristus.

Kadang orang berpikir bahwa tinggal di dalam Kristus sama dengan tinggal dalam zona nyaman. Namun, Yohanes 15 justru menunjukkan bahwa tinggal dalam Kristus menuntut pertumbuhan dan buah, yang prosesnya harus melalui "pemangkasan". Pemangkasan ini dapat dimaknai sebagai proses penyucian dan pendisiplinan Tuhan. Pembersihan dari hal-hal yang tidak perlu (kebiasaan buruk, keinginan badani, relasi yang toksik, atau prioritas yang salah dalam hidup). Proses inilah yang menjadikan kita bertumbuh, ditandai dengan adanya perubahan menuju keserupaan dengan Kristus.

Dengan demikian, keengganan untuk keluar dari zona nyaman sesungguhnya tanda bahwa kita sedang membawa diri sendiri menuju kematian rohani. Sebab segala yang hidup akan selalu ditandai dengan pertumbuhan dan perubahan. Sebagaimana benih bertumbuh menjadi pohon, bayi bertumbuh menjadi dewasa, demikian pula rohani kita semestinya. Menolak perubahan berarti menolak karya Roh Kudus dan membuat kita terpisah dari kuasa, kasih, dan maksud Allah. --EBL/www.renunganharian.net


IMAN YANG HIDUP AKAN TERUS BERTUMBUH. SENANTIASA BERUBAH DAN BERBUAH.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media