Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: YOHANES 9:1-7
Bacaan tahunan: Mazmur 17-20
Mengalami kecelakaan, ditimpa bencana, sakit parah, usaha bangkrut, ditipu rekan bisnis, dan lainnya adalah beberapa contoh hal buruk yang bisa menimpa siapa saja. Sayangnya, banyak orang berkesimpulan bahwa hal-hal itu terjadi sebagai akibat dari dosa. Dipandang sebagai hukuman Allah. Cara pandang itulah yang juga pernah dimiliki murid-murid Yesus saat bertemu seorang yang buta sejak lahirnya. Mereka menyimpulkan bahwa kebutaan itu terjadi karena dosanya sendiri, atau dosa orang tuanya.
Namun, Yesus tidak membenarkan kesimpulan mereka, malahan Dia mengoreksinya. Memang, banyak hal buruk terjadi sebagai akibat dosa. Namun, tidak otomatis demikian. Yesus pun memberi mereka pemahaman baru. Ada kekurangan, kelemahan, penderitaan yang bukan merupakan akibat dosa seseorang. Namun, Allah mengizinkan itu terjadi supaya Dia menggunakan situasi itu untuk menyatakan kuasa-Nya. Orang yang buta sejak lahir itu menjadi panggung di mana Allah menyatakan mukjizat-Nya dengan mencelikkan mata-Nya sehingga ia menjadi saksi atas apa yang diperbuat Yesus baginya.
Ya, berbagai kesukaran dan penderitaan yang kita alami dalam hidup dapat kita maknai sebagai panggung pertunjukan di mana Allah sedang menuliskan kisah untuk kita lakonkan. Kisah itu ditunjukkan kepada dunia agar banyak orang menyaksikan kasih dan kuasa Allah melalui hidup kita. Karenanya, mari menjalankan peran kita dengan baik, penuh syukur, mencerminkan kasih, memberi dorongan, serta tidak sembarangan menghakimi orang lain. Kita pun belajar untuk memandang kisah hidup setiap orang sebagai panggung pertunjukan karya Allah. --HT/www.renunganharian.net
SETIAP LAKON HIDUP KITA DAPAT MENYAKSIKAN KARYA TUHAN. JALANI DENGAN SUKACITA SESUAI KEHENDAK-NYA.
Please sign-in/login using: