MENGANDALKAN TUHAN

Baca: YEREMIA 17:1-8


Bacaan tahunan: Kejadian 1-3

Semua orang punya sesuatu yang diandalkan: diandalkan untuk bertahan hidup, mengatasi masalah, mengejar impian, dsb. Andalan itu bisa bermacam-macam: kekuatan, kepandaian, koneksi, massa, dll.

Nabi Yeremia menyatakan bahwa yang teberkati adalah mereka yang mengandalkan Tuhan (ay. 7). Namun, dia memberi gambaran bahwa hidup mengandalkan Tuhan bukanlah hidup yang steril dari kesulitan dan derita. Orang yang mengandalkan Tuhan pun bisa ditimpa "panas terik", bisa dilanda "tahun kekeringan" (ay. 8). Jadi, seperti apakah hidup mengandalkan Tuhan itu?

Jika kita mengandalkan Tuhan, kita menjadi seperti "pohon yang ditanam di tepi air", selalu hidup dekat dengan Tuhan, Sang Sungai Kehidupan. Seperti pohon yang "merambatkan akarnya ke tepi sungai" (ay. 8), kita selalu mencari dan menyerap Air Jernih, sabda kebenaran, dari Tuhan, Sang Sungai Kehidupan, dan berjuang menghidupi sabda-Nya.

Karena dekat dengan Tuhan, kita dianugerahi keteguhan hati, hingga dalam keadaan apa pun, kita tetap menghidupi jalan Tuhan. Kita "tidak takut akan datangnya panas terik", "tidak khawatir dalam tahun kekeringan" (ay. 8). Kita memang tidak steril dari kesulitan dan derita. Namun, Tuhan memberi kita kekuatan untuk menanggungnya, hingga meski terkena panas terik dan musim kering kehidupan, reranting dan daun-daun hidup kita tetap hijau segar (ay. 8).

Sebab itu, dalam deraan kesukaran pun, hati yang mengandalkan Tuhan tak henti bernyanyi, "Bapa, Engkau sungguh baik. Kasih-Mu melimpah di hidupku."
-EE/www.renunganharian.net


"DIBERKATILAH ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN, YANG MEMPERCAYAKAN DIRINYA PADA TUHAN!"-Yeremia 17:7


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media