EN ID

Renungan Harian

EGOIS, AKAR BANYAK DOSA

14 August 2026

Baca: YAKOBUS 4:1-10


Bacaan tahunan: Yeremia 7-9

Dapatkah seseorang mengasihi sesamanya jika dirinya sendiri hancur, lelah, dan dipenuhi kebencian? Tentu tidak! Karena itu, haruslah kita merawat diri sendiri untuk dapat mengasihi orang lain. Sebab, siapa lagi yang akan peduli jika diri sendiri saja tidak? Bahkan, Alkitab juga mencatat Yesus mengambil waktu untuk menyendiri (bdk. Mrk. 1:35).

Tidak salah merawat diri sendiri. Bahkan, ini merupakan tanggung jawab setiap pribadi. Hanya, jangan mengabaikan batasan sehingga alasan mengasihi diri sendiri menjadikan kita abai terhadap sesama. Apalagi merugikan sesama demi keserakahan kita. Sebab, jika demikian kita bukan lagi mengasihi diri sendiri, melainkan bersikap egois. Padahal, akar dari konflik yang terutama bukan dari faktor luar, melainkan pertarungan hawa nafsu di dalam hati. Karena ada keinginan mendominasi (ay. 1), mengingini tetapi tidak memperoleh, membunuh, dan iri hati (ay. 2) dan berdoa dengan motivasi yang salah (ay. 3).

Yakobus menyebut orang yang hidup dengan memihak dunia akan menjadi musuh Allah, oleh karena sikap hati yang menolak otoritas-Nya. Sedangkan Roh Allah adalah Roh yang cemburu sehingga menginginkan seluruh kesetiaan kita (ay. 5). Ia juga memberi kasih karunia yang lebih besar supaya kita tidak egois dan sombong (ay. 6). Karena itu, baiklah kita tunduk kepada Allah dan melawan Iblis (ay. 7), mendekat pada Allah dengan menyucikan setiap tindakan dan motivasi (ay. 8), bertobat dengan sungguh (ay. 9), dan merendahkan diri di hadapan Tuhan (ay. 10). --EBL/www.renunganharian.net
MEMPERHATIKAN DIRI SENDIRI ADALAH KEWAJIBAN, TETAPI EGOSENTRIS HARUS DISALIBKAN.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca