MELURUSKAN JALANMU

Baca: AMSAL 3:6


Bacaan tahunan: Efesus 1-3

Sebagian orang meyakini titah ini adalah janji: siapa melakukan kehendak Tuhan dalam segala tindakannya, Tuhan akan meluruskan jalannya. Yang berarti membuat segalanya lancar, semua rencana dan keinginan terpenuhi.

Tetapi, sesungguhnya, bukan itu maksud titah ini.

"Ia akan meluruskan jalanmu, " demikian kata Amsal.

Kata "meluruskan" di sini diterjemahkan dari kata Ibrani "yeyasher", yang artinya membuat sesuatu menjadi lurus dan benar secara etis, sesuai dengan kehendak Tuhan.

Jadi, tentang apa Amsal ini berbicara?

Dalam hidup ini, banyak orang berjalan di jalan yang bengkok, jalan yang tak lurus, tidak benar, tidak etis. Sebagian melakukan itu karena ketidaktahuan. Tetapi, banyak yang melakukannya karena tak peduli pada jalan yang mereka tempuh. Asal tujuan baik, semua jalan boleh ditempuh. Bahkan, lebih parah: tujuan sudah jahat, jalan yang dipilih bengkok pula.

Kita tahu, jalan yang kita tempuh dalam meraih tujuan itu sangat penting, sama penting dengan tujuan itu sendiri, sehingga meskipun tujuan kita baik, jika jalan yang kita tempuh bukan jalan yang lurus, jadi salahlah tindakan kita. Sebab itu, meluruskan jalan hingga secara etis benar adalah sangat penting.

Jadi, apa maksud titah ini? Kita diundang untuk memberlakukan kehendak Tuhan dalam semua tindakan kita, berjalan di jalan yang direstui Tuhan. Perjuangan untuk memberlakukan kehendak-Nya dalam tiap tindakan itu akan dipakai Tuhan untuk mendekatkan kita pada jalan yang secara etis lurus, jalan yang diperkenankan dan diberkati Tuhan. --EE/www.renunganharian.net


SIAPA MENGEJAR KEBENARAN DAN KASIH AKAN MEMPEROLEH KEHIDUPAN, KEBENARAN DAN KEHORMATAN.-AMSAL 21:21


Navigation

Change Language

Social Media