Renungan Harian
MENGHINDARI KONFLIK
11 September 2026
Bangsa Edom tentunya bukan bangsa yang tidak dikenal atau asing bagi orang Israel. Bangsa Edom adalah keturunan Esau, saudara Yakub atau Israel. Jadi kedua bangsa ini adalah bersaudara. Esau pindah ke pegunungan Seir karena tanah Kanaan tidak muat bagi Esau dan Yakub, disebabkan banyaknya kepemilikan mereka (Kej. 36).
Ketika orang Israel dibebaskan oleh Tuhan dari perbudakan di tanah Mesir untuk dibawa ke tanah Kanaan maka orang Israel harus menempuh perjalanan yang panjang di padang gurun. Ketika mereka telah mendekati tanah Kanaan, mereka harus melalui tanah Edom, milik keturunan Esau, saudara mereka. Karena itu, Musa mengirim utusan untuk meminta izin kepada raja Edom agar mereka diizinkan melewati tanah Edom, tanpa merusak atau mengambil apa pun dari tanah Edom. Bahkan, orang Israel bersedia membayar jika mereka dan ternaknya minum air di tanah Edom. Namun, orang Edom menolak, tidak mengizinkan, bahkan mengadang orang Israel lewat. Orang Israel tidak terpancing oleh orang Edom untuk berkonflik dan berperang, karena itu mereka menyimpang dan lebih memilih melewati jalan yang lain menuju tanah Kanaan.
Dalam hidup, kita pasti mempunyai masalah dengan sesama. Namun, tidak semua masalah harus diselesaikan dengan suatu konflik. Memang ada konflik yang tidak dapat dihindari, tetapi ada konflik yang dapat dihindari walaupun harus dengan jalan keluar yang panjang. Marilah kita mengedepankan kedamaian dan menghindari konflik dalam menyelesaikan masalah, tetapi bukan mengompromikan kebenaran demi kedamaian. --ANT/www.renunganharian.net
Ketika orang Israel dibebaskan oleh Tuhan dari perbudakan di tanah Mesir untuk dibawa ke tanah Kanaan maka orang Israel harus menempuh perjalanan yang panjang di padang gurun. Ketika mereka telah mendekati tanah Kanaan, mereka harus melalui tanah Edom, milik keturunan Esau, saudara mereka. Karena itu, Musa mengirim utusan untuk meminta izin kepada raja Edom agar mereka diizinkan melewati tanah Edom, tanpa merusak atau mengambil apa pun dari tanah Edom. Bahkan, orang Israel bersedia membayar jika mereka dan ternaknya minum air di tanah Edom. Namun, orang Edom menolak, tidak mengizinkan, bahkan mengadang orang Israel lewat. Orang Israel tidak terpancing oleh orang Edom untuk berkonflik dan berperang, karena itu mereka menyimpang dan lebih memilih melewati jalan yang lain menuju tanah Kanaan.
Dalam hidup, kita pasti mempunyai masalah dengan sesama. Namun, tidak semua masalah harus diselesaikan dengan suatu konflik. Memang ada konflik yang tidak dapat dihindari, tetapi ada konflik yang dapat dihindari walaupun harus dengan jalan keluar yang panjang. Marilah kita mengedepankan kedamaian dan menghindari konflik dalam menyelesaikan masalah, tetapi bukan mengompromikan kebenaran demi kedamaian. --ANT/www.renunganharian.net
HINDARI KONFLIK TANPA MENGABAIKAN KEBENARAN DEMI KEDAMAIAN.


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.