BERBUAT BAIK

Baca: 1 PETRUS 2:11-17


Bacaan tahunan: Matius 25-26

Ada banyak alasan untuk berbuat baik. Menebar kebaikan akan membuat kita diterima, dihargai, dan menerima balasan atas kebaikan kita. Berbuat baik dapat membuat orang lain bahagia dan menjadikan hati kita senang. Sebagai orang percaya, kita memiliki kewajiban menolong orang lain yang mengalami kesusahan. Namun Rasul Petrus menambahkan alasan yang lebih mulia di balik perbuatan baik kita.

Dalam suratnya yang pertama, Rasul Petrus menulis kepada orang-orang percaya yang menjadi pendatang di berbagai tempat. Dapat dimengerti bahwa saat itu, orang beriman dalam perantauan tidak disambut baik oleh masyarakat setempat. Sebaliknya, tidak jarang mereka bahkan difitnah dan ditindas. Sebagian mereka yang menjadi hamba diperlakukan semena-mena oleh tuan mereka. Dalam kondisi mereka yang tertekan, Petrus tidak memberi nasihat yang menghibur dan memberi pengharapan tentang masa depan yang lebih baik. Sebaliknya, Petrus justru meminta mereka berbuat baik sebagai balasan atas perlakuan tidak adil yang mereka terima.

Acap kali kita pun menghadapi tekanan dan perlakuan tidak menyenangkan dari orang-orang yang tidak sepaham dengan iman kita. Kita dipojokkan tanpa mampu membela diri. Setiap tindakan selalu disalahkan. Dalam keadaan demikian, hendaknya kita mengingat akan nasihat Rasul Petrus. Tuhan ingin kita berbuat baik walaupun menderita, tentu saja penderitaan yang bukan diakibatkan oleh perbuatan dosa kita sendiri. Dan untuk itu, Kristus telah memberi teladan melalui penderitaan-Nya bagi kita. --HEM/www.renunganharian.net


MENDERITA NAMUN TETAP BERBUAT BAIK ADALAH PEMBELAAN DIRI TERBAIK DAN MERUPAKAN NILAI TAMBAH BAGI ORANG PERCAYA.


Navigation

Change Language

Social Media