DECLUTTERING KEHIDUPAN

Baca: EFESUS 4:17-32


Bacaan tahunan: 1 Tawarikh 27-29

Istilah decluttering sempat tren di kalangan para penggemar gaya hidup minimalis. Kata decluttering bisa diartikan sebagai tindakan memindahkan barang-barang yang tidak perlu dari suatu tempat. Kalau diterapkan di rumah, decluttering bisa berarti aktivitas merapikan rumah dengan mengemas, menyimpan, atau membuang barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan atau jarang dipakai, tetapi selama ini memenuhi rumah.

Sebagai umat Tuhan, tindakan decluttering juga perlu dilakukan terkait hal-hal yang tidak berguna, bahkan cenderung merusak jika dibiarkan lebih lama menetap dalam hati kita. Minimal ada lima hal yang perlu kita periksa hari ini, menurut nasihat firman Tuhan, yakni apakah kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, dan fitnah masih mewarnai hidup kita? Bagaimana dengan rencana atau niat jahat terhadap orang lain? Jika hal-hal tersebut masih ada, firman Tuhan menasihatkan agar semua hal itu dibuang dari kehidupan kita. Mungkin tidak bisa sekaligus kita buang, tetapi setidaknya ada upaya untuk meninggalkan semua hal yang tidak berguna itu, dalam pertolongan Roh Kudus.

Kondisi hati menentukan sejauh mana kehidupan kita akan berlangsung. Hati yang terjaga akan membawa "kehidupan" dalam keseharian kita (lih. Ams. 4:23), tetapi hati yang dibiarkan tercemar oleh hal-hal di atas hanya akan mendatangkan kesukaran. Manakah kondisi kehidupan yang ingin Anda jalani? Mari lakukan evaluasi diri dan pastikan Anda benar-benar membuang setiap hal yang tidak seharusnya bersarang dalam hati! --GHJ/www.renunganharian.net


KECAKAPAN UNTUK MEMBUANG HAL-HAL YANG BERPOTENSI MERUSAK AKAN MENDATANGKAN KEBAIKAN BAGI KITA.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media