HIDUP DAN BEKERJA

Baca: Pengkhotbah 9:1-12


Bacaan tahunan: Zakharia 8-14

Bergerak, bertumbuh dan berbuah/ berkembang biak merupakan beberapa ciri makhluk hidup. Sedangkan benda mati memiliki ciri sebaliknya: diam dan wujudnya tak pernah berubah. Namun ada pula makhluk hidup yang dikatakan "mati", karena tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

Pengkhotbah memaknai kepasifan dalam hidup sebagai bagian dari mati, dan kematian disebutnya sebagai penyebab kesia-siaan. Sementara kehidupan ditandai dengan bekerja. Bekerja dan menghasilkan buah menjadikan hidup memiliki arti dan pengharapan. Pengharapan dalam bekerja bukan saja penghasilan secara ekonomi. Lebih dari itu, orang percaya bekerja dalam rangka menyatakan kehendak Tuhan, menjadi rekan sekerja-Nya. Karena dipersembahkan bagi Tuhan maka hidup orang percaya ditandai dengan melakukan pekerjaannya secara tekun dan berkualitas.

Hanya ketika masih hidup kita dapat melakukan berbagai hal. Ketika kematian menjemput maka semuanya tinggal kenangan dan tidak ada satu pun yang dapat kita perbuat. Ini berarti bahwa hanya ketika hiduplah kita memiliki harapan. Pengkhotbah memang menyatakan bahwa nasib semua orang sama. Bahkan hidup pun berjalan selayaknya siklus yang terus berulang dan semuanya sia-sia. Namun, sekalipun hidup memiliki kesan yang sia-sia, masih ada kehidupan yang memiliki nilai, yakni kehidupan seseorang yang diisi dengan melakukan kerja bagi Tuhan. Ingin hidup kita bermakna? Kerjakan saja segala sesuatu yang menjadi bagian kita dengan segenap hati karena semua itu kita persembahkan bagi Tuhan! --EBL/www.renunganharian.net


HIDUP BERARTI BEKERJA MEMBERI BUAH BAGI KEMULIAAN ALLAH.


Navigation

Change Language

Social Media