KEBIASAAN YESUS

Baca: LUKAS 4:14-21


Bacaan tahunan: 1 Raja-raja 8-9

Kebiasaan ialah tindakan atau perilaku yang dikerjakan secara berulang-ulang dan menjadi bagian dari rutinitas seseorang. Suatu kebiasaan bisa bersifat negatif ataupun positif, dan tentunya sangat berdampak dalam hidup seseorang. Kebiasaan tidak lahir begitu saja. Tidak cukup dilakukan hanya sekali, dua kali, atau sekali-sekali. Tidak ada orang yang mendadak menjadi jujur, tekun, ramah, atau suka berbuat baik dan memilikinya sebagai suatu karakter, jika sebelumnya ia berperilaku sebaliknya.

Salah satu kebiasaan Yesus ialah masuk ke rumah ibadat pada hari Sabat. Di sanalah orang-orang Yahudi berkumpul untuk berdoa, membaca Taurat, dan melaksanakan ritual keagamaan lainnya. Selain tempat beribadah, rumah yang disebut "sinagoge" itu juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, serta tempat mempererat ikatan sosial. Dalam banyak kisah di Alkitab, Yesus kerap melakukan pelayanan-Nya di sinagoge di berbagai kota. Di sanalah Ia sering mengajar, juga melakukan berbagai mukjizat. Kebiasaan-Nya hadir secara teratur di rumah ibadat memberi-Nya banyak peluang untuk mengajarkan kehendak Bapa-Nya kepada banyak orang.

Apa yang menjadi kebiasaan kita? Apa hal rutin yang kita kerjakan secara berulang-ulang? Apakah kebiasaan itu menolong kita bertumbuh semakin mengenal Tuhan dan semakin efektif dalam melayani-Nya? Memang, saat terbaik untuk menanamkan kebiasaan yang baik ialah sejak usia dini. Namun, berapa pun usia kita saat ini, tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai kebiasaan yang baik dan mulia yang akan memberi kita kesempatan untuk menyebarkan kasih Allah kepada banyak orang. --HT/www.renunganharian.net


TUMBUHKAN KEBIASAAN BAIK HINGGA MENJADI KESAKSIAN HIDUP KITA SEBAGAI UMAT TUHAN.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media