LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

Baca: Lukas 10:1-24


Bacaan tahunan: Kejadian 37-39

Melaporkan hasil kunjungan kepada atasan adalah kegiatan yang pasti saya lakukan saat kembali ke kantor. Sebagai marketing lapangan, saya biasa berkunjung dari satu toko plastik ke toko plastik dan restoran. Apa pun respons toko atau restoran, kondisi pasar, atau hasil penawaran, saya laporkan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selama hidup, kita harus memberikan pertanggungjawaban. Bayangkan kalau bisnis atau sekolah tanpa pertanggungjawaban, pasti kacau. Yesus mengirimkan tujuh puluh murid berdua-dua ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya (ay. 1). Yesus memberi mereka berbagai petunjuk yang harus mereka lakukan selama kunjungan (ay. 4-10). Tujuh puluh orang ini patuh, mereka melakukan kunjungan, dan setelah selesai mereka memberi laporan pertanggungjawaban kepada Yesus. Tuhan Yesus ingin memastikan mereka bersikap benar dan mereka telah belajar ajaran-Nya. Laporan adalah bagian dari latihan mereka. Mereka gembira karena setan-setan takluk demi nama Tuhan. Yesus senang mereka melakukan apa yang Dia perintahkan. Yesus meminta mereka jangan bersukacita karena roh-roh itu takluk kepada mereka, tetapi bersukacitalah karena nama mereka terdaftar di surga (ay. 20).

Tanpa diminta, hendaknya kita selalu memberikan pertanggungjawaban kepada pimpinan kita di tempat kerja, atau pendeta kalau kita dipercaya melakukan suatu pelayanan. Satu hari kelak, kita harus memberi pertanggungjawaban kepada Tuhan. Karena itu, marilah kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam segala perkara. --RTG/www.renunganharian.net


KITA HARUS MEMBERI PERTANGGUNGJAWABAN AKAN SUATU TUGAS, KARENA TUGAS YANG DIBERIKAN PENTING.


Navigation

Change Language

Social Media