Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: MATIUS 22:1-10
Bacaan tahunan: 1 Samuel 21-24
Menghadiri undangan seseorang berarti kita menghargai atau menghormati sang pengundang. Kita rela meluangkan waktu di antara berbagai kesibukan. Bersedia menempuh perjalanan yang mungkin jauh. Juga rela memberikan sesuatu sebagai hadiah tanda sukacita kita. Ketika menolak menghadiri sebuah undangan, tentunya kita punya alasan tertentu. Namun, ada satu undangan yang tidak seharusnya kita abaikan, yakni undangan dari Sang Raja Surga.
Ini ibarat seorang raja yang mengundang tamu-tamu khusus untuk pernikahan sang pangeran. Sang raja telah menyediakan segala yang terbaik untuk menyambut mereka. Namun, mereka menolak hadir karena sibuk dengan bisnisnya sendiri. Mereka bahkan melukai dan membunuh para utusan sang raja. Akibatnya, raja itu murka dan membinasakan mereka. Di sisi lain, ada kelompok masyarakat lainnya yang diundang, dan mereka menyambutnya dengan sukacita, walau sebenarnya mereka tidak pantas menjadi tamu raja. Namun, karena kasih dan perkenanan raja itu, mereka dapat menikmati perjamuan itu.
Kisah ini adalah sindiran Tuhan Yesus terhadap orang-orang Israel yang mengabaikan undangan Allah. Dengan berbagai dalih mereka menolak, bahkan membunuh nabi-nabi Tuhan. Yesus sendiri mereka tolak dan salibkan. Mereka mendatangkan murka Allah atas dirinya. Syukurnya, undangan itu ditujukan kepada semua orang, hingga saat ini. Sang Raja Surga ingin agar kita turut mengalami kasih dan kebaikan-Nya yang telah tersedia melalui pengurbanan Kristus. Dia ingin menikmati perjamuan kekal bersama kita. Kiranya kita menyingkirkan semua dalih, serta menyambutnya dengan sukacita.
-HT/www.renunganharian.net
KETIKA KITA MENOLAK UNDANGAN ALLAH UNTUK MENIKMATI KEKEKALAN BERSAMA- NYA, SESUNGGUHNYA KITA SENDIRILAH YANG MEMILIH UNTUK BINASA SELAMANYA
Please sign-in/login using: