Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: ESTER 5:9-14
Bacaan tahunan: Bilangan 18-20
Party pooper adalah suatu istilah yang menunjuk pada seseorang yang cenderung merusak suasana atau kesenangan dalam suatu acara, terutama acara pesta. Seorang party pooper kerap kali akan mengeluh, mengungkit hal-hal negatif, atau bersikap pesimis sehingga membuat orang lain yang berada di dekatnya merasa tidak nyaman atau merasa bad mood dalam waktu singkat. Semakin cepat kita mengenali orang seperti ini maka semakin cukup waktu yang dapat kita pakai untuk menemukan cara menangkal pengaruh buruk dari setiap tindakannya.
Hari itu Haman pulang dalam kondisi panas hati. Kesenangan dan kebanggaannya terusik ketika melihat Mordekhai menolak untuk menghormatinya. Kehadiran istri dan para sahabat pun tidak mampu meredakan amarah dalam diri Haman, yang lantas menyetujui begitu saja usulan mendirikan tiang untuk menggantung Mordekhai. Rencana keji itu, entah bagaimana, malah dianggap sebagai hal yang baik oleh Haman. Untunglah Allah segera bertindak menyelamatkan Mordekhai, lalu rencana keji Haman berbalik mengenai dirinya (Est. 6-7).
Alkitab mengajarkan untuk bersukacita dengan orang yang bersukacita, dan menangis bersama orang yang menangis (Rm. 12:15). Artinya, tak boleh ada ruang untuk spirit party pooper bertumbuh dan menguasai hidup kita supaya kita dijauhkan dari kemungkinan untuk melakukan perbuatan jahat. Cukuplah pengalaman hidup Haman menjadi pengingat agar kita berhati-hati manakala iri, dengki, benci, dan amarah mulai menyergap tanpa kita harus menjadikannya sebagai pengalaman pribadi sendiri. --GHJ/www.renunganharian.net
SETIAP ORANG BERHAK MERASAKAN KEBAHAGIAAN, TAK PERLU TERGODA UNTUK MENGUSIKNYA.
Please sign-in/login using: