PENGARUH KABAR BUSUK

Baca: BILANGAN 13


Bacaan tahunan: 1 Raja-raja 12-13

Sebagai penulis artikel, saya lebih senang membahas hal-hal yang menyenangkan, menenangkan dan memberi harapan. Sesekali saya menuliskan fakta bahwa kehidupan manusia terkadang diwarnai kesusahan, kegagalan, penyakit, hingga kedukaan, tetapi porsinya tak sebanyak tulisan yang saya harapkan dapat menguatkan semangat dan harapan bagi para pembacanya.

Ketika 12 pengintai pulang dari misi pengintaian ke Tanah Kanaan, bangsa Israel tentu ingin mendengar berita yang positif dan menguatkan iman. Janji Tuhan sudah diberikan, kini mereka ingin mendengar laporan langsung, guna meneguhkan apakah benar tanah itu berlimpah susu dan madu. Namun sayang, kabar busuk yang diberikan oleh 10 orang pengintai justru melemahkan semangat dan iman bangsa Israel. Melihat itu, Yosua dan Kaleb berusaha menjaga iman dan semangat bangsa itu, sambil mengingatkan mereka akan janji Tuhan. Namun, sepertinya pengaruh kabar busuk sudah telanjur merasuk ke hati dan pikiran bangsa itu, sehingga laporan Yosua dan Kaleb terkesan sia-sia.

Jadi, informasi macam apakah yang kerap kita masukkan dalam pikiran setiap hari? Apakah selama ini dampaknya cenderung positif atau negatif? Jika cenderung negatif, rasanya ini waktu yang tepat untuk memperbarui cara kita dalam mencari dan menerima informasi. Kegentaran dan ketakutan yang dialami bangsa Israel karena kabar busuk, bisa pula menimpa kita jika tidak berhati-hati dalam menyaring informasi! --GHJ/www.renunganharian.net


INFORMASI YANG MASUK SETIAP HARI AKAN MENGISI HATI DAN PIKIRAN, JUGA MENENTUKAN REAKSI KITA. BERHATI-HATILAH!


Navigation

Change Language

Social Media