PERTOLONGAN TUHAN

Baca: MAZMUR 121


Bacaan tahunan: Kisah Para Rasul 23-25

"Seperti pelangi sehabis hujan, itulah janji setia-Mu Tuhan. Di balik dukaku, telah menanti harta yang tak ternilai dan abadi." Lagu ini sangat populer. Banyak orang menyanyikannya. Tetapi alih-alih melihat "pelangi" di balik pergumulan hidup, banyak orang dilanda "banjir". Pergumulan membuat hati orang terpuruk dan pesimis terhadap Tuhan.

Ketika nyawanya berada dalam bahaya, Daud memercayakan diri kepada Allah. Mazmur yang merupakan kesaksian Daud ini mendorong dan membimbing kita supaya merasa tenang dan yakin, menyerahkan hidup pada pemeliharaan Allah. Allah sendiri yang memutuskan untuk menjadi pelindung manusia. Ia terlibat dalam pemeliharaan setiap orang percaya dengan hikmat, kuasa dan janji yang sama. Ia selalu terjaga dan waspada, melindungi dan menyegarkan umat-Nya. Bahkan langkah kaki setiap orang yang dikasihi-Nya selalu dilindungi-Nya.

Selama di dunia, tidak pernah ada celaka ataupun kemalangan dibiarkan-Nya menimpa kecuali Ia memandangnya baik dan bermanfaat bagi kita. Di dalam Tuhan, kematian secara jasmani bahkan bukan merupakan akhir dari pengharapan kita. Kematian hanya peristiwa terpisahnya jiwa dari raga yang fana. Allah menyediakan tubuh yang baru bagi jiwa kita, tubuh rohani yang tak pernah rusak: tubuh yang baka. Jika Allah telah menyediakan paket pertolongan lengkap seperti ini, pertolongan seperti apa lagi yang kita cari? Tidak perlu menunggu titik nadir kehidupan melanda, biarlah setiap saat kita senantiasa berserah penuh kepada-Nya, mengandalkan pertolongan-Nya. --EBL/www.renunganharian.net


TUHAN ADALAH PELINDUNG, PENOLONG DAN PENOPANG JIWA-JIWA YANG PERCAYA KEPADA-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media