PUTUSKAN RANTAI KEGELAPAN

Baca: FILIPI 3:1-16


Bacaan tahunan: Yesaya 22-26

Kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir di Chernobyl tahun 1986 mengakibatkan jutaan orang terpapar radiasi yang berbahaya, bahkan hingga kini beberapa bagian di kota tersebut masih terlarang untuk dilewati. Bagaimanapun, sejak dibuka untuk turis tahun 2011, banyak orang antusias untuk mengunjunginya dengan pemandu khusus. Upaya pembersihan yang terus berjalan memberikan rasa aman di tengah keprihatinan mereka terhadap bencana nuklir terburuk itu.

Masa lalu yang buruk bukan berarti akan menjadikan hari-hari kita selanjutnya suram dan tanpa harapan. Paulus yang dulunya dikenal sebagai penganiaya jemaat Tuhan melupakan kekelaman tersebut dengan bergiat demi Injil Kristus adalah contoh bagi kita yang hidupnya sudah sedemikian hancur untuk bangkit bersama Tuhan karena sungguh Dia mempunyai rencana yang indah bagi kita yang percaya kepada kuasa penebusan-Nya. Meskipun banyak orang membiarkan hidupnya asal lewat akibat luka batin yang terpendam, kita selalu mempunyai Tuhan yang akan mengubah kedukaan mendalam kita menjadi suatu antusias untuk menatap hari yang tidak dapat dipadamkan.

Jangan biarkan kegelapan mengikat kita karena suara hati kita yang terus menuduh bahwa kita tidak layak memperoleh pengampunan-Nya. Tuhan sungguh mau membebaskan kita dari semua kekelaman masa lalu, sehingga hal itu tidak lagi membayangi kita. Dia mau memberikan kesempatan kepada kita kesekian kali untuk memuliakan nama-Nya. --KSD/www.renunganharian.net


ADA HARAPAN DALAM TUHAN UNTUK MENINGGALKAN MASA LALU ANDA YANG BURUK DAN BERKARYA UNTUK MEMULIAKAN-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media