SUARA KEBENARAN DARI LUAR

Baca: KEJADIAN 12:10-20


Bacaan tahunan: 1 Samuel 28-31

Demi menyelamatkan diri sendiri, Abram mendustai Firaun dan mengorbankan Sarai. Ketika Sarai diambil Firaun untuk diperistri, Abram tidak keberatan, tidak menolak, apalagi melawan. Aneh, dan keterlaluan. Namun, Firaun-yang akhirnya melihat kebenaran-dengan keras menegur dan mengkritik Abram.

Tindakan kenabian-yakni menyuarakan kebenaran, termasuk memberikan koreksi yang benar-biasanya dilakukan oleh para nabi Israel. Namun, kadang tindakan kenabian itu dilakukan oleh orang luar, bukan orang Israel. Dalam Kejadian 12, Tuhan memakai Firaun-orang luar-untuk menyuarakan kebenaran, menyampaikan koreksi kepada Abram. Itu menunjukkan bahwa Tuhan bisa memakai siapa pun, termasuk orang luar (yang tidak seiman dengan kita) untuk menyatakan kebenaran, dan memberikan koreksi kepada kita.

Maka, misalnya, ketika Rabindranath Tagore, penyair dari India, berkata, "Allah berharap kuil-Nya dibangun dari cinta, tetapi orang membangunnya dari batu," kita percaya pujangga itu dipakai Tuhan untuk mengingatkan agar kita lebih menghidupi cinta kasih. Ketika Mahatma Gandhi berkata, "Aku menyukai Kristus. Namun, aku tidak menyukai orang Kristen karena mereka sangat tidak menyerupai Kristus," kita percaya Tuhan memakai Gandhi untuk menegur kita karena kita sering tidak meneladan sikap Kristus.

Tak terbataslah cara yang Tuhan pakai untuk mewujudkan kehendak-Nya, tak terbatas pula orang yang Dia pilih untuk menyuarakan kebenaran. Dan seperti Abram, kita diundang untuk mendengarkan suara kebenaran, dari mana pun datangnya.
-EE/www.renunganharian.net


SEBAB, SESUNGGUHNYA, INI BUKAN SOAL SIAPA YANG MENGATAKAN, MELAINKAN APAKAH YANG DIKATAKAN ITU MEMANG BENAR


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media