TINGGAL DI DALAM TUHAN

Baca: Yohanes 15:1-8


Bacaan tahunan: Kejadian 19-21

Saya membeli benih bunga Zinnia, karena di Kupang yang panas Zinnia mampu tumbuh baik. Benih yang ditanam, berbunga cantik dua bulan kemudian, tahan mekar sebulan penuh, lalu menghasilkan biji untuk menyambung keturunannya. Seisi rumah berbahagia bisa menikmati indahnya warna-warni bunga. Kupu-kupu turut mengambil manfaat dari kehadirannya. Zinnia menyelesaikan hidupnya dengan baik dengan memberi manfaat bagi manusia dan serangga.

Apakah hidup kita juga bermanfaat? Alkitab menyatakan jika benih jatuh ke tanah yang subur maka ia akan berakar, bertumbuh dan berbuah. Banyak orang Kristen yang mendengar firman Tuhan tetapi hidupnya tidak berbuah sesuai dengan prinsip firman Tuhan. Menghasilkan buah merupakan tanda sebuah pohon hidup, bertumbuh dan berguna. Kadang ranting-rantingnya perlu dibersihkan agar bisa berbuah lebih banyak. Suatu saat Tuhan mengambil segala yang terbaik yang kita cintai, lalu menghadapkan banyak masalah dalam hidup kita. Cara Tuhan bahkan sulit dipahami dan berlawanan dengan logika dan pikiran kita. Namun melalui kehadiran persoalan itulah, derajat kehidupan manusia dinilai. Tuhan tahu apa yang terbaik bagi setiap umat-Nya.

Tinggallah di dalam Yesus dalam keheningan doa. Dalam diam kita dapat merasakan kehadiran Tuhan dan mendengarkan bisikan-Nya. Membaca dan mendengarkan firman Tuhan adalah cara mengetahui rahasia isi hati Tuhan. Jika kita ingin tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita, mari kita lakukan apa yang Tuhan kehendaki. --JB/www.renunganharian.net


TINGGALLAH DI DALAM TUHAN, BERTUMBUH DAN BERBUAHLAH BERSAMA-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media