CARI DAN TEMUKAN TUHAN

Baca: MATIUS 13:44-46


Bacaan tahunan: Ayub 24-28

Saya berdiskusi dengan anak remaja perihal pengalaman mencari. Ada yang pernah mencari sisir yang hilang, setelah mencari selama setengah jam tidak menemukan, ia berhenti mencari dengan alasan capai dan akan beli lagi. Sebaliknya, bila mencari handphone yang hilang, mereka akan terus mencari sampai menemukan karena bernilai tinggi, selain harganya mahal juga berisi berbagai informasi penting. Kesungguhan dan keseriusan mencari tergantung seberapa bernilainya sesuatu bagi kita. Sesuatu yang sangat bernilai akan kita cari sampai menemukannya.

Seberapa nilai Kerajaan Allah bagi kita? Kerajaan Surga adalah harta abadi, seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamnya lagi. Oleh sebab sukacitanya, pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara-mutiara yang indah. Setelah ditemukannya satu yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu (ay. 44-46). Mempertimbangkan betapa bernilainya Kerajaan Surga yang berdampak sampai di keabadian, marilah kita mencari Tuhan dengan tekun, dengan segenap hati dan jiwa, sampai menemukan-Nya (Ams. 8:17, Ul. 4:29). Jangan sampai aktivitas dan kesibukan menghalangi kita untuk mencari dan menemukan Tuhan, absen ibadah dengan alasan kesibukan yang sebetulnya bisa dikerjakan kemudian.

Carilah dan temukan Tuhan sekarang juga, jangan tunda, karena kesempatan terbatas. Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! (Yes. 55:6).
-IN/www.renunganharian.net


ORANG YANG MENEMUKAN TUHAN DI BUMI AKAN MENEMUKAN TUHAN DI KEABADIAN


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media