IMANUEL

Baca: YOHANES 1:1-18


Bacaan tahunan: 1 Korintus 9-11

Ketika beberapa tokoh yang banyak dikenal di kalangan kristiani mengunjungi saya, sungguh saya terharu. Mereka adalah tokoh yang tentunya tidak mudah ditemui. Mereka juga sulit dijangkau. Namun, bersyukur, saya dapat mengenal mereka secara pribadi. Kunjungan mereka bukan saja menunjukkan bahwa mereka peduli dan mengasihi saya. Mereka juga mendoakan saya, membuat saya merasa kehadiran mereka sungguh dekat dan nyata. Bagaimanapun, mereka tidak mungkin hadir setiap waktu. Mereka dibatasi oleh ruang dan waktu.

Berbeda dengan Tuhan Yesus Kristus. Injil Yohanes menyatakan bahwa Dia adalah firman yang bersama Allah sejak semula. Segala sesuatu dijadikan melalui Dia. Kehadiran-Nya di dunia adalah terang bagi manusia, meskipun banyak yang tidak mengenal-Nya. Namun, bagi mereka yang menerima-Nya, diberikan hak menjadi anak-anak Allah. Dari kepenuhan-Nya, kita menerima anugerah demi anugerah, yakni keselamatan, pengharapan, dan kasih yang tak berkesudahan. Haleluya!

Yang luar biasa istimewa adalah bahwa melalui Yesus Kristus, kita dapat mengenal Allah. Allah yang dahulu tak terjangkau, yang digambarkan sebagai api yang menghanguskan, kini hadir di tengah kita. Allah tidak lagi jauh dan tak tersentuh, melainkan dekat dan tinggal bersama kita. Bahkan hidup dalam hati kita senantiasa. Inilah sesungguhnya makna Imanuel: Allah beserta kita. Ini bukan sekadar konsep pandangan, melainkan realitas yang mengubah hidup.
-HEM/www.renunganharian.net


ALLAH IMANUEL ITU TELAH DATANG KE DUNIA DAN HADIR SELALU BAGI KITA. KITA PUN MENERIMA ANUGERAH DEMI ANUGERAH.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media