KW VERSUS ORI

Baca: YEREMIA 28


Bacaan tahunan: Ayub 35-37

Para pedagang dan pembeli di negeri kita punya sebutan khusus untuk barang-barang tiruan, yaitu kw. Itu singkatan dari kata kwalitas, bentuk tak baku dari kata ‘kualitas'. Barang kw jauh lebih murah dari produk asli. Tujuan memproduksi barang kw adalah untuk mengakomodir keinginan banyak orang yang tidak mampu membeli produk asli, namun tetap ingin menggunakan produk sejenis. Jika tidak jeli, banyak orang tidak dapat membedakan barang kw dengan yang ori, yaitu produk asli atau orisinal. Tentunya, kualitas barang kw tidak sebaik produk aslinya.

Ternyata, nabi-nabi juga ada yang kw, sekalipun mengeklaim dirinya ori. Saat bangsa Israel berpaling dari Tuhan dan hidup dalam kejahatan, Nabi Yeremia menyampaikan peringatan serta ajakan pertobatan. Saat mereka menolak, Yeremia memberitakan penghukuman bahwa mereka akan jadi tawanan Babel selama 70 tahun. Saat itulah Nabi Hananya muncul. Ia memberitakan bahwa Tuhan tetap berkenan dengan hidup mereka. Bahwa bangsa Babel akan menawan mereka dua tahun saja. Umat itu menolak Yeremia, serta mendengarkan Hananya. Padahal pesan Hananya tidak berasal dari Tuhan (ay. 15). Ia membuat bangsa itu tetap nyaman dalam dosa mereka hingga Tuhan murka kepadanya (ay. 16-17).

Dalam hal-hal tertentu, memakai barang-barang tiruan mungkin tidak berbahaya. Namun, jika itu menyangkut kebenaran, itu bisa membuat kita berurusan antara hidup atau mati. Melalui Alkitab, kita dapat mengenali kehendak Allah serta bertekun melakukannya sehingga kita tidak akan tertipu sekalipun berbagai pengajaran muncul di sekeliling kita.
-HT/www.renunganharian.net


SUNGGUH-SUNGGUH MENGENAL FIRMAN ALLAH YANG SEJATI MEMBUAT KITA TIDAK AKAN TERTIPU DENGAN BERBAGAI PENGAJARAN IMITASI


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media