MISIONARIS BAGI KELUARGA

Baca: 2 TIMOTIUS 1


Bacaan tahunan: 2 Raja-raja 21-23

Ketika mendengar kata "misionaris", hal apakah yang akan kita jelaskan tentangnya? Dapatkah Anda menyebutkan nama seorang misionaris yang Anda kenal dan menceritakan sekilas tentang kehidupan mereka? Kita mungkin bisa menyebut beberapa nama dan mengetahui perjalanan iman mereka dari buku-buku biografi, tetapi pernahkah kita menyadari bahwa di dekat kita ada sesosok pribadi yang sangat kita kenal? Dia adalah Ibu kita. Ketika memikirkan sosok ibu, saya berpikir bahwa untuk menjadi seorang misionaris, kita tidak harus ditahbiskan!

Lois dan Eunike mungkin tidak dipanggil secara khusus untuk pergi jauh demi memberitakan Injil. Misi mereka mungkin begitu sederhana yakni "hanya" menjadi ibu rumah tangga bagi anak dan bagi keluarga. Mereka tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Mereka tidak hanya membesarkan Timotius, tetapi juga menabur benih iman. Kesamaan dengan para misionaris kenamaan seperti Paulus adalah keduanya mempunyai keberanian besar. Lois dan Eunike mungkin bisa dengan mudah meninggalkan Timotius untuk kesenangannya sendiri, tetapi mereka tidak pernah melakukannya. Mereka mengorbankan banyak hal demi memikirkan masa depan Timotius. Betapa bahagianya memiliki seorang ibu yang misioner.

Di mana pun kita berada, sesungguhnya Tuhan memanggil kita untuk menjadi seorang misionaris. Orang-orang yang berjiwa misi untuk hidup dalam kebenaran, menjadi saksi Kristus dalam perilaku kita, dan mengerjakan apa pun yang menjadi tugas kita dan memastikan setiap orang teberkati melalui kehidupan kita. --SYS/www.renunganharian.net


KETIKA KITA MELAKUKAN SEGALA SESUATU UNTUK MENYENANGKAN HATI TUHAN, KITA ADALAH PARA MISIONARIS-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media