PEKERJAAN ALLAH

Baca: 2 KORINTUS 3:1-6


Bacaan tahunan: Kejadian 22-24

Ada yang merasa bisa, lantas menjadi sombong dengan keahliannya. Berusaha menunjukkan prestasinya kepada semua orang demi mendapat pengakuan. Namun, ada pula yang merasa tidak bisa melakukan apa-apa, sampai-sampai selalu menolak setiap kali dipercaya melakukan sesuatu.

Terhadap kesaksiannya yang terkesan memuji diri sendiri, Paulus memberikan pembelaan. Ia bermaksud menyatakan ketulusan hatinya kepada jemaat Korintus karena ada beberapa orang yang ingin menghancurkan nama baiknya. Paulus menegaskan bahwa ia tidak mengharapkan pujian dari jemaat, pun kesaksian tertulis seperti yang dikehendaki oleh rasul-rasul dan guru-guru palsu. Alih-alih pujian, tidak ada hal yang lebih menyenangkan daripada keberhasilan pelayanan yang nyata dalam semangat dan kehidupan orang-orang yang dilayaninya. Paulus juga mengatakan bahwa kesanggupannya adalah pekerjaan Allah. Artinya, Paulus mengakui bahwa selalu ada pertolongan Allah di setiap hal yang mampu ia lakukan.

Dengan mengingat bahwa Tuhan senantiasa turut bekerja, tak pantaslah kita menjadi sombong saat mampu melakukan hal yang tampak besar. Mengingat bahwa pekerjaan Tuhanlah di balik setiap keberhasilan kita, sudah semestinya kita menjauhkan diri dari keinginan untuk mencari pengakuan dan sanjungan. Demikian pula, tak pantas kita memiliki rasa rendah diri yang berlebihan saat dipercaya melakukan tugas panggilan melayani Tuhan. Karena ketika kita mau menyediakan diri, Tuhan pasti memberkati. Demikianlah kita memberikan kemuliaan bagi nama Tuhan.
-EBL/www.renunganharian.net


JANGAN MELUPAKAN TUHAN DENGAN MENJADI TINGGI HATI. JANGAN MERAGUKAN TUHAN DENGAN MENJADI RENDAH DIRI.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media