PERLINDUNGAN TUHAN

Baca: 1 Samuel 23:14-28


Bacaan tahunan: Yehezkiel 33-36

Dalam Perang Dunia II, seorang marinir AS terpisah dari kesatuannya. Ia sendirian dalam hutan belantara. Ia melihat sebuah tebing bergua dan bersembunyi di sana. Ia berdoa meminta perlindungan Tuhan. Sementara ia berdoa, seekor laba-laba jatuh dari atas pintu gua dan mulai menenun sebuah jala. Marinir itu tertawa, "Tuhan, aku perlu sebuah dinding bata dan Engkau mengirimkanku seekor laba-laba?" Selama berjam-jam laba-laba itu menciptakan sebuah jala yang banyak lapisannya. Tiba-tiba ia mendengar tentara musuh datang! Dan ia mendengar suara: "Kita tidak perlu memeriksa di sini. Tidak seorang pun dapat memasukinya tanpa merusak jala ini."

Daud pernah mengalami perlindungan Tuhan serupa ketika ia bersembunyi dari kejaran Saul. Saat itu Daud berada di padang gurun Maon. Saul dan orang-orangnya berjalan dari sisi gunung sebelah sini sementara Daud dengan orang-orangnya dari sisi gunung sebelah sana (ay. 26). Sekilas tidak ada kesempatan Daud dapat terluput! Tetapi ketika Saul dan orang-orangnya sudah hampir mengepung untuk menangkap Daud, seorang suruhan datang kepada Saul dengan pesan: "Segeralah undur, sebab orang Filistin telah menyerbu negeri." Tuhan melindungi Daud sehingga ia terluput (ay. 27-28).

Dunia penuh dengan ancaman. Setiap saat bahaya dapat mengadang kehidupan kita. Akankah kita menjadi takut? Tentu tidak karena Tuhan senantiasa melindungi! Sekalipun mungkin caraNya tidak seperti yang kita duga, pikirkan ataupun bayangkan, yakinlah perlindungan Tuhan bagi anak-anak-Nya sungguh sangat sempurna! --LIN/www.renunganharian.net


TANGAN TUHAN YANG PERKASA MELUPUTKAN KITA DARI SEGALA BAHAYA.


Navigation

Change Language

Social Media