TEBANG PILIH TEMAN

Baca: 2 TESALONIKA 3:1-15


Bacaan tahunan: Hosea 1-6

Setelah membangun banyak relasi dan menjalani berbagai lika-liku pertemanan, Eleanor Roosevelt istri Presiden Amerika Serikat ke-32, Franklin D. Roosevelt, menarik kesimpulan: orang-orang hebat membahas gagasan, orang-orang kebanyakan membicarakan peristiwa, dan orang-orang tak berkualitas menggunjingkan orang (bergosip).

Rasul Paulus seorang yang hidupnya dikendalikan oleh tujuan yaitu membuat hal pewartaan firman Allah yang dipercayakan kepadanya mengalami kemajuan seoptimal mungkin (ay. 1). Demi tujuan itu, ia selalu mementingkan prioritas termasuk prioritas dalam hal pergaulan. Ia pun berharap hal serupa dari jemaat Tesalonika. Meskipun tanpa niat memusuhi, namun jemaat harus tetap memilih dengan siapa mereka bergaul (ay. 6, 14). Beberapa orang patut untuk dijauhi karena jika tidak akan banyak tenaga dan waktu mereka terbuang sia-sia (ay. 11, 14).

Bergaul itu besar ongkosnya, baik waktu, perhatian, tenaga, dan dana. Salah bergaul membuat ongkos itu sia-sia. Bahkan kita dibuat merugi. Kita mengorbankan apa yang berharga dari diri kita untuk orang yang tidak memikirkan kebaikan kita. Bersikaplah tegas sebelum terlambat. Hindari bergaul dengan mereka yang tak menghargai waktumu, yang hanya menginginkan uangmu, yang cuma memeras energimu dengan aktivitas tak bertujuan atau gosip ria tak bermakna. Bergaullah bersama mereka yang justru ikut menajamkan tujuan hidup dan mengasah kecakapanmu untuk hidup makin menjadi berkat. --PAD/www.renunganharian.net


TAK PERLU SEGAN-SEGAN MEMILIH TEMAN BERGAUL. JUSTRU SALAH JIKA TUJUAN HIDUP KITA JADI TERLUPAKAN KARENA SALAH BERGAUL.


Navigation

Change Language

Social Media