UNTOUCHABLE BABY

Baca: RATAPAN 5


Bacaan tahunan: Daniel 7-9

Ada sebuah buku yang membahas dengan unik tentang "Untouchable Baby" yang di dalamnya menceritakan kondisi pertumbuhan anak yang krisis kasih sayang. Orang tua bayi tersebut sangat tidak memedulikannya dan akhirnya bayi ini bertumbuh menjadi seorang dewasa yang tidak menyenangkan. Ia menjadi marah kepada orang tuanya dan juga pada Tuhan yang membuatnya seperti ini. Namun, akhirnya ia sadar jika ia tidak dapat menuntut orang lain mengasihinya. Dialah yang harus belajar untuk berinisiatif mengasihi orang lain.

Kisah Ratapan ini menggambarkan betapa terpuruknya bangsa Israel. Di dalam doa Yeremia yang memohon pemulihan ini tergambar bahwa kondisi bangsanya begitu buruk-milik pusaka menjadi milik bangsa asing (ay. 2), memiliki keluarga yang tidak utuh (ay. 3), harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup (ay. 4-5), tertindas (ay. 8), kelaparan (ay. 9). Semua ini diakui oleh Yeremia sendiri terjadi karena dosa mereka (ay. 16, 22) sehingga Tuhan benar-benar seakan-akan meninggalkan mereka. Doa Yeremia ialah ingin Allah menyatakan belas kasihan-Nya kepada umat pilihan ini (ay. 21).

Di dalam doa, kita dapat mengeluh kepada Tuhan akan apa yang sudah terjadi dalam kehidupan kita. Kita mulai menuduh Tuhan bertindak tidak adil. Sadarlah, haruskah kita menuntut selalu pada Dia untuk memberi yang terbaik sesuai kemauan kita? Yang terpenting adalah datanglah kepada Tuhan dan Tuhan akan membuat kita belajar kehendak-Nya dalam setiap kejadian yang terasa pahit itu.
-YDS/www.renunganharian.net


KEJADIAN PAHIT SEHARUSNYA TIDAK MEMBUAT KITA TERUS MENGELUH TAPI MEMOHON BELAS KASIHAN DAN PERTOLONGAN-NYA


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media