EN ID

Renungan Harian

TAK MENONJOLKAN DIRI

14 September 2016

Baca: Lukas 3:15-20


Bacaan tahunan: Yehezkiel 46-48

Saya ingin populer dan dikenal banyak orang. Karena itu saya sering memperkenalkan diri sebagai seorang penulis dengan pencapaian yang sudah saya raih. Tetapi, setiap saya selesai melakukannya ada rasa tertuduh. Kadang-kadang saya jadi malu sendiri dan menanggung rasa bersalah yang mendalam. Lalu, saya memutuskan untuk tidak melakukannya, tetapi masih juga terjebak dan jatuh ke dalam lubang yang sama. Itulah kecenderungan kita sebagai manusia. Selalu ingin menonjolkan diri, populer, dan diakui banyak orang.

Karena itu, kita perlu belajar dari Yohanes Pembaptis. Ia begitu populer hingga banyak orang berbondong-bondong datang kepadanya untuk dibaptis. Orang banyak menyangka bahwa dialah Mesias. Ia disanjung dan dikagumi oleh banyak orang. Kebesarannya juga diakui oleh Yesus, "Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis" (Mat. 11:11).

Namun, lihatlah respons Yohanes, "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak." Yohanes sebenarnya punya kesempatan untuk memperoleh keuntungan dari kepopulerannya itu. Tetapi, ia justru melakukan yang sebaliknya. Ia memandang dirinya lebih rendah dari budak yang paling rendah--budak bukan Yahudi. Hanya budak bukan Yahudi yang disuruh membuka tali kasut tuannya. Lalu, kita yang tidak sebesar Yohanes, layakkah kita menonjolkan diri? --Piter Randan Bua/Renungan Harian
MENONJOLKAN DIRI TAK AKAN MEMBAWA KITA PADA KEMULIAAN, MELAINKAN AKAN MENGUBURKAN KITA DALAM KETERASINGAN.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca