EN ID

Renungan Harian

GENGSI BERUJUNG MAUT

28 March 2017

Baca: Matius 27:1-10


Bacaan tahunan: Hakim-Hakim 15-17

Jelas para imam dan pemimpin agama Yahudi menyadari apa yang sedang mereka rancang dan lakukan. Tujuan utamanya adalah untuk menyingkirkan Tuhan Yesus-simbol kebenaran, kuasa, serta wibawa. Menurut mereka, Yesus harus dibunuh. Sebab jika tidak, wibawa mereka akan tergerus. Agar martabat tidak kian merosot, mereka meminjam tangan Yudas untuk melakukan kejahatan. Mereka juga memprovokasi massa untuk menyalibkan Yesus.

Ingatlah bahwa kita pun memiliki gengsi yang berpotensi menghancurkan hidup orang lain ketika kita berusaha mempertahankan gengsi itu habis-habisan. Kita tidak ingin direndahkan. Karena itu kita berusaha menghambat kemajuan teman, bawahan, atau bahkan atasan kita. Kita mencela orang-orang yang mendapat pujian dan penghargaan. Mungkin kita tidak suka terhadap pribadi tertentu yang mengungkapkan kesalahan yang tidak ingin kita akui. Lalu kita berusaha menyingkirkan mereka dengan menyebarkan kekurangan mereka, bahkan mungkin memfitnah mereka.

Ketika Yudas menyesal dan mengembalikan tiga puluh uang perak, para imam kepala takut terkena tulah akibat dosa mereka sendiri. Tapi lagi-lagi demi gengsi, mereka pun membeli tanah untuk pemakaman orang asing dengan uang itu. Gengsi dapat melahirkan iri hati, kebencian, hingga pembunuhan. Pertobatan terhalang karena orang yang tinggi gengsinya sangat menginginkan penghormatan dan penghargaan serta berkeinginan kuat menutupi kesalahan dan dosanya. Waspadalah! --HEM/Renungan Harian
PERTOBATAN DAN JIWA YANG HANCUR DIKEHENDAKI OLEH TUHAN. SEBALIKNYA, MEMPERTAHANKAN GENGSI DENGAN NIAT JAHAT DITENTANG TUHAN.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca