EN ID

Renungan Harian

KOLEKTOR SAMPAH

18 March 2018

Baca: Yohanes 6:12


Bacaan tahunan: Yosua 14-16

Saya menjuluki istri saya sebagai kolektor sampah. Kardus dan kemasan sabun yang layak masuk tong sampah, masih saja disimpannya. Ketika saya mengatakan lebih baik sampah itu dijual di bank sampah, ia berkata kalau sampah itu masih bisa menjadi barang berguna dengan sedikit perbaikan. Ya, tangannya memang terlihat cukup terampil "memoles" barang tak berguna itu. Saya tidak senang melihat sampah, tapi saya bisa melihat visi mulia ketika ia berusaha memperbaikinya menjadi barang yang berguna, bukan saja untuk dirinya tetapi juga diberikan kepada para tetangga. Itulah sukacitanya!

Setelah kenyang, kita acap kali membuang sisa makanan ke tong sampah. Bisa jadi lima ribu orang lebih yang telah menjadi kenyang itu atau para murid saat itu berpikir hal yang sama saat melihat sisa makanan yang tercecer. Tapi Yesus berpendapat lain. Ia memerintahkan murid-murid-Nya untuk mengumpulkan potongan-potongan makanan yang tersisa. Tujuan-Nya jelas, Ia tidak ingin melihat sepotong pun terbuang. Yesus tetap ingin menyimpan dua belas bakul penuh "sampah" roti jelai itu, bukan untuk dibuang tetapi digunakan-Nya untuk bekal atau memberkati mereka yang lapar.

Saya bersukacita karena memiliki Tuhan yang memperlakukan kita dengan cara serupa. Ia tidak membuang kita hanya karena kita rusak oleh karena dosa kita. Dengan kasih-Nya, Ia mengambil "sampah" dari kehidupan kita dan menjadikannya baru. Ya, dengan tangan-Nya yang terampil, Kristus mampu mengubah kehidupan kita yang rusak dan digunakan-Nya untuk memuliakan nama-Nya. Itulah sukacita-Nya! --SYS/www.renunganharian.net
KRISTUS TIDAK PERNAH MEMBUANG KEHIDUPAN KITA! HIDUP KITA YANG RUSAK OLEH DOSA, DIAMBIL-NYA DAN DIJADIKAN-NYA BARU SUPAYA MENJADI BERGUNA.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca