EN ID

Renungan Harian

SAHABAT YANG TULUS

06 December 2022

Baca: YOHANES 15:9-17


Bacaan tahunan: Kolose 1-4

Di zaman sekarang, menemukan sahabat yang benar-benar tulus itu terbilang sulit. Tidak jarang kita bertemu dengan orang yang mengaku diri sahabat tetapi sebenarnya perilakunya penuh kepalsuan. Dia memang berlaku bak sahabat ketika diri kita baik dan menguntungkannya, tetapi saat kita terpuruk dan jatuh, ia mengecam dan meninggalkan kita. Seperti inikah tipikal seorang sahabat yang tulus mengasihi?

Jika kita ingin meneladani sosok seorang sahabat yang benar-benar tulus mengasihi kita, Dia adalah Yesus Kristus. Ketulusan persahabatan-Nya ditunjukkan-Nya bahwa Ia menerima diri kita apa adanya, tanpa syarat, tak memandang fisik, harta atau kedudukan kita. Selayaknya sebuah bintang, meski Ia tidak terlihat, namun Ia selalu ada di dekat kita. Sebagai sahabat, Ia selalu menjaga kepercayaan dan tidak pernah mempermalukan kita di depan umum. Saat kita salah, Ia langsung menegur kita, bukan membicarakannya di belakang kita. Saat kita terpuruk dalam kejatuhan, Ia tetap setia mendampingi dan mendorong diri kita untuk bangkit. Dan ketulusan terbesarnya adalah Ia memberikan nyawa-Nya untuk menanggung kesalahan kita.

Yesus tak hanya meminta kita menjadi sahabat yang tulus mengasihi sesama, tetapi Ia telah meneladankan diri-Nya. Apakah kita sudah menjadi sosok sahabat yang tulus mengasihi? Mungkin kita bisa menjadi sosok yang tulus mengasihi ketika keadaan baik, tetapi bagaimana ketika semua berubah tidak baik? Ketika apa yang kita lihat tampak mengecewakan? Saat menyaksikan seseorang jatuh, apakah kita tetap menemaninya dan mengangkatnya? Atau justru mengecam dan meninggalkannya?
-SYS/www.renunganharian.net
KETULUSAN PERSAHABATAN KADANG TERUJI SAAT KETERPURUKAN

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca