Renungan Harian
ALLAH TIDAK DIAM
26 February 2024
Kegagalan untuk meraih sesuatu yang kita percayai dan kita harapkan, sering kali memutuskan asa hidup kita. Dari kegagalan itu, tanpa disadari kita justru terpuruk dalam kekecewaan, sehingga kita menjadi takut untuk bangkit dan melakukan sesuatu. Bahkan, kita juga menjadi takut untuk kembali membangun harapan karena kegagalan dirasa begitu pahit. Bila demikian, dapatkah kita menjalani hidup dalam ketakutan dan perasaan kecewa?
Pembuangan dan hancurnya Bait Suci, tentu menjadi dua hal yang sangat pahit, bahkan menyesakkan bagi bangsa Israel. Karena begitu pahitnya, mereka bahkan tidak langsung membangun kembali Bait Suci dari reruntuhan setibanya mereka pulang dari pembuangan. Untuk itulah, Allah berfirman kepada bupati Yehuda, imam besar, dan segenap lapisan masyarakat Yahudi, supaya mereka menguatkan hati. Allah menyentuh hati setiap orang Israel dan memberikan semangat yang baru, sehingga mereka dapat bangun dari kesedihan dan sadar bahwa mereka harus bangkit dan membangun kembali Bait Suci. Kehadiran Allah itu kembali ditegaskan, dengan kembali menyatakan janji-Nya, supaya mereka berani untuk kembali melangkah dalam hidup, dalam naungan-Nya.
Kehadiran Allah dalam kepedihan yang dirasakan bangsa Israel ini menunjukkan bahwa Allah tidak tinggal diam atas umat-Nya. Oleh karenanya, marilah kita menjawab kehadiran Allah tersebut dengan tidak berkecil hati atas apa pun yang terjadi, tetapi senantiasa membangun dan memperbarui semangat kita.
-ZDP/www.renunganharian.net
Pembuangan dan hancurnya Bait Suci, tentu menjadi dua hal yang sangat pahit, bahkan menyesakkan bagi bangsa Israel. Karena begitu pahitnya, mereka bahkan tidak langsung membangun kembali Bait Suci dari reruntuhan setibanya mereka pulang dari pembuangan. Untuk itulah, Allah berfirman kepada bupati Yehuda, imam besar, dan segenap lapisan masyarakat Yahudi, supaya mereka menguatkan hati. Allah menyentuh hati setiap orang Israel dan memberikan semangat yang baru, sehingga mereka dapat bangun dari kesedihan dan sadar bahwa mereka harus bangkit dan membangun kembali Bait Suci. Kehadiran Allah itu kembali ditegaskan, dengan kembali menyatakan janji-Nya, supaya mereka berani untuk kembali melangkah dalam hidup, dalam naungan-Nya.
Kehadiran Allah dalam kepedihan yang dirasakan bangsa Israel ini menunjukkan bahwa Allah tidak tinggal diam atas umat-Nya. Oleh karenanya, marilah kita menjawab kehadiran Allah tersebut dengan tidak berkecil hati atas apa pun yang terjadi, tetapi senantiasa membangun dan memperbarui semangat kita.
-ZDP/www.renunganharian.net
TETAPLAH BERSEMANGAT DAN MEMBANGUN HARAPAN KARENA ALLAH TIDAK TINGGAL DIAM ATAS HIDUP KITA


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.