EN ID

Renungan Harian

HIDUP BERMANFAAT

08 April 2017

Baca: Lukas 1:1-4


Bacaan tahunan: 1 Samuel 22-24

Seorang hamba Tuhan bertanya kepada anak sulungnya, "Apakah kamu mau menjadi hamba Tuhan, Nak?" Anaknya menjawab, "Maaf, Pak, sepertinya saya tidak terpanggil untuk menjadi hamba Tuhan. Namun, saya ingin memberi donasi bagi anak-anak hamba Tuhan." Anak itu menepati ucapannya dengan memberikan donasi pendidikan untuk beberapa anak hamba Tuhan yang dikenalnya. Melihat komitmen anaknya, sang ayah sangat bersyukur karena Tuhan telah memakai anaknya untuk menjadi berkat bagi sesamanya.

Banyak orang mendefinisikan "hidup yang diberkati" hanya berdasarkan pencapaian dalam karier dan pelayanan atau dari kepemilikan materi yang berlimpah. Padahal, ada definisi yang lebih sederhana, yakni ketika hidup kita bermanfaat bagi sesama. Lukas menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang lain ketika ia menuliskan kisah kehidupan dan pelayanan Yesus, lalu menyampaikannya kepada Teofilus. Namanya mungkin tak banyak disebut seperti para rasul lain, tetapi tulisannya tak bisa dianggap remeh. Buktinya, kita, yang hidup ribuan tahun setelah zaman Yesus, masih mendapatkan manfaat dari tulisan Lukas.

Betapa bahagianya ketika kesempatan hidup yang Tuhan berikan dapat kita maksimalkan untuk bermanfaat bagi sesama. Kita dapat memulainya lewat hal-hal sederhana yang dapat kita lakukan dengan konsisten setiap hari. Mintalah agar Tuhan memberkati dan memakainya supaya menjadi berkat bagi orang lain, bahkan menjadi kesaksian yang hidup agar nama Tuhan dimuliakan. --GHJ/Renungan Harian
KEHIDUPAN YANG BERMANFAAT BAGI SESAMA DAPAT DIKENANG DALAM JANGKA WAKTU YANG LAMA.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca