KUNCI PEMBARUAN BERKAT

Baca: ZEFANYA 2:1-3


Bacaan tahunan: Kejadian 13-15

Murka Allah atas Yehuda tidak bisa dibatalkan. Nubuatan ini banyak diberitakan para nabi, termasuk Zefanya. Allah telah menetapkan waktu dan kepastian hukuman. Bangsa itu harus dihukum atas kemurtadan dan dosa mereka. Namun demikian, Allah menawarkan harapan bagi umat yang mau bertobat. Mereka yang bersungguh-sungguh memberi diri kepada Tuhan akan terlindung pada hari murka-Nya.

Dalam pengajarannya, Zefanya menasihati umat untuk memperdalam komitmen kepada Allah. Ia memberikan tiga kunci yang dapat dilakukan oleh umat supaya mengalami pembaruan berkat dari Tuhan. Pertama, umat harus mencari Tuhan. Mengarahkan hati dengan kerinduan yang mendalam untuk mengenal dan mengasihi Allah sebagai satu-satunya pelindung. Kedua, umat harus mencari keadilan sesuai firman Tuhan dan menjadikannya panduan hidup. Ketiga, umat harus mencari kerendahan hati, menyadari kelemahan/ketidakberdayaan diri serta rela tunduk dalam ketaatan kepada Tuhan.

Tidakkah kita ingin terlindung dari murka Tuhan? Tidakkah kita rindu menikmati berkat-Nya? Jika ya, panggilan pertobatan Zefanya berlaku juga bagi kita untuk bercermin dan berbenah. Kita dapat memohon kepada Roh Kudus untuk menolong, supaya relasi kita dengan Allah sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Sebab, mencari Tuhan bukan sekadar melakukan ritus keagamaan sebagai rutinitas belaka. Kita juga harus berhenti memberhalakan segala sesuatu, tidak menindas sesama, berlaku adil dan memiliki kerendahan hati. Menyadari kelemahan diri, sehingga merasa perlu pertolongan Tuhan. --EBL/www.renunganharian.net


MENCARI TUHAN, KEADILAN DAN KERENDAHAN HATI MEMUNGKINKAN KITA BEROLEH KESEMPATAN UNTUK TERBEBAS DARI HUKUMAN ALLAH.


Navigation

Change Language

Social Media