MAJU TERUS DALAM IMAN

Baca: FILIPI 3:1-16


Bacaan tahunan: Roma 11-13

Menduduki peringkat sembilan merupakan pencapaian luar biasa bagi yang tidak pernah masuk peringkat sepuluh besar. Tetapi menduduki peringkat sembilan adalah kemunduran parah bagi yang biasa menjadi juara. Seorang juara harus mempertahankan prestasi dengan mengalahkan pencapaian diri sendiri pada masa sebelumnya.

Perjuangan tidak hanya dilakukan orang yang belum berhasil, bukan pula dilakukan untuk mengungguli orang lain. Seseorang yang telah mencapai keberhasilan pun harus terus berjuang untuk mempertahankan keberhasilannya secara terus-menerus. Memperbarui diri untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas. Hal ini tidak hanya berlaku dalam perjuangan hidup jasmani, melainkan juga secara rohani.

Seiring berlalunya waktu, pencapaian yang pernah kita raih akan berlalu begitu saja. Pernah melayani di gereja hingga mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan materi yang banyak bukan pencapaian yang dapat kita gunakan sebagai alasan supaya tidak lagi berkarya bagi kemuliaan nama-Nya. Alih-alih menjadi sombong dan merasa sempurna, Paulus yang pernah menghidupi Taurat dengan sempurna pun meninggalkan pencapaian masa lalunya itu dan terus melakukan perjuangan iman supaya semakin bertumbuh dalam kebenaran. Berpuas diri karena merasa diri sempurna membuat kita berhenti belajar. Sebaik dan sesempurna apa pun pencapaian yang pernah kita dapatkan, kita harus terus berjuang hingga sampai pada tujuan: perhentian dalam kekekalan. Berhenti memperjuangkan iman dan hidup menurut pengertian sendiri hanya membuat kita tersesat dan terjatuh. --EBL/www.renunganharian.net


PERTANDINGAN IMAN BELUM USAI SEBELUM HARI KEDATANGAN TUHAN TIBA. SEBELUM HARI ITU DATANG, PERJUANGAN HARUS TERUS DILAKUKAN.


Navigation

Change Language

Social Media