Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: AMSAL 30:7-9
Bacaan tahunan: Ayub 32-34
Pernahkah kita mendengar kisah tentang Raja Midas dalam mitologi Yunani? Raja Midas adalah seorang raja yang kaya raya. Suatu kali ia menolong seorang dewa, Dyonisius. Karena perbuatannya tersebut, sang dewa mengabulkan permohonan raja. Raja Midas memohon agar apa pun yang disentuh oleh tangannya berubah menjadi emas. Permohonannya terkabul dan apa pun yang disentuh tangannya langsung berubah menjadi emas. Akan tetapi Raja Midas akhirnya menyesali keinginannya karena tanpa sengaja anak perempuan kesayangannya menjadi patung emas ketika tersentuh oleh tangannya. Ketamakan hatinya akan harta ternyata membawa petaka dalam kehidupannya.
Agur bin Yake di dalam Amsal menuliskan sebuah hikmat penting berkaitan dengan kekayaan di dalam kehidupan manusia. Ia berdoa agar Allah tidak memberikan kekayaan dan kemiskinan. Alasan yang dia sampaikan adalah supaya ia tidak menyangkal Tuhan di kala kekenyangan atau mencuri dan mempermalukan nama Tuhan di kala berkekurangan. Dengan kata lain, ia memohon agar diberikan kecukupan dalam hidupnya dan belajar bersyukur untuk setiap berkat yang diterimanya dari Tuhan.
Bersyukur dan belajar mencukupkan diri atas segala berkat Tuhan adalah sesuatu yang penting buat setiap anak Tuhan. Bukankah dalam doa Bapa Kami, Tuhan Yesus mengajarkan, "Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" (Mat. 6:11)? Lagi pula kita diingatkan, "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman, 'Aku sekali-kali tidak akan mengabaikan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'" (Ibr. 13:5). Mulailah dan belajarlah bersyukur dan mencukupkan diri dengan segala berkat yang Tuhan telah berikan di dalam kehidupan kita. --DSK/www.renunganharian.net
AWALI HARI DENGAN MENGUCAP SYUKUR DAN BELAJARLAH MENCUKUPKAN DIRI ATAS SEGALA PEMBERIAN-NYA.
Please sign-in/login using: