Renungan Harian
MINGGU TUTUP
08 July 2017
Minggu/Hari Libur Tutup. Informasi ini sering kita lihat di pintu atau kaca depan sebuah toko atau restoran. Namun, ada yang berbeda dengan gerai waralaba cepat saji bernama Chick-fil-A, yang diprakarsai oleh S. Truett Cathy. Seluruh gerai Chick-fil-A tutup pada hari Minggu supaya karyawan dapat beribadah, menikmati kebersamaan dengan keluarga, serta menyegarkan kembali kondisi karyawan sebelum kembali bekerja.
Komitmen S. Truett Cathy, mengenai tutupnya seluruh gerai Chick-fil-A pada hari Minggu dilandasi oleh rasa hormatnya akan hari Sabat. Komitmen yang menunjukkan bahwa pria yang meninggal pada September 2014 silam ini sangat mengasihi Tuhan. Namun tidak hanya itu, Cathy mewujudkan kasihnya kepada Tuhan dengan mengasihi para karyawan dan keluarga mereka. Ia bisa saja "memaksa" seluruh karyawan untuk bekerja pada hari Minggu, tetapi Cathy tidak melakukannya. Komitmen pria ini mengingatkan kita pada pengajaran Yesus tentang mengasihi Allah dan sesama. Dua hukum yang berbobot sama di hadapan Allah, juga sebagai rangkuman dari seluruh Hukum Taurat dan kitab para nabi. Bagi yang melakukannya, Yesus berkata, "Engkau akan hidup!"
Mengasihi Allah dan sesama seperti dua sisi koin mata uang- tak bisa dipisahkan karena saling melengkapi. Setiap hari, Tuhan juga membuka kesempatan bagi umat-Nya untuk mengasihi Dia dan sesama. Kita pun dapat melakukan dua hal tersebut pada hari ini juga, tanpa harus menunggu menjadi pemilik restoran waralaba. Mari kita lakukan! --GHJ/www.renunganharian.net
Komitmen S. Truett Cathy, mengenai tutupnya seluruh gerai Chick-fil-A pada hari Minggu dilandasi oleh rasa hormatnya akan hari Sabat. Komitmen yang menunjukkan bahwa pria yang meninggal pada September 2014 silam ini sangat mengasihi Tuhan. Namun tidak hanya itu, Cathy mewujudkan kasihnya kepada Tuhan dengan mengasihi para karyawan dan keluarga mereka. Ia bisa saja "memaksa" seluruh karyawan untuk bekerja pada hari Minggu, tetapi Cathy tidak melakukannya. Komitmen pria ini mengingatkan kita pada pengajaran Yesus tentang mengasihi Allah dan sesama. Dua hukum yang berbobot sama di hadapan Allah, juga sebagai rangkuman dari seluruh Hukum Taurat dan kitab para nabi. Bagi yang melakukannya, Yesus berkata, "Engkau akan hidup!"
Mengasihi Allah dan sesama seperti dua sisi koin mata uang- tak bisa dipisahkan karena saling melengkapi. Setiap hari, Tuhan juga membuka kesempatan bagi umat-Nya untuk mengasihi Dia dan sesama. Kita pun dapat melakukan dua hal tersebut pada hari ini juga, tanpa harus menunggu menjadi pemilik restoran waralaba. Mari kita lakukan! --GHJ/www.renunganharian.net
ORANG YANG MENGASIHI TUHAN AKAN TERPANCAR LEWAT KASIHNYA KEPADA SESAMA.


Komentar
Masuk untuk berkomentar
Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.