EN ID

Renungan Harian

Pikirlah Baik-Baik

22 August 2011

Baca: Amsal 4:14-27

Jagalah hatimu baik-baik, sebab hatimu menentukan jalan hidupmu. . . . Pikirlah baik-baik sebelum berbuat, maka engkau akan berhasil dalam segala usahamu..( Amsal 4:23,26 BIS )


Bacaan tahunan: Mazmur 110-1121 Korintus 5

Seorang pria Austria yang berusia 47 tahun mendermakan seluruh kekayaannya yang bernilai 4,7 juta dolar. Ia melakukannya setelah mengambil kesimpulan bahwa seluruh kekayaan dan pengeluarannya yang berlebihan membuatnya tidak dapat menjalani hidup yang nyata dan kebahagiaan yang sejati. Karl Rabeder menyatakan kepada surat kabar Daily Telegraph, "Saya merasa telah bekerja keras bagai budak untuk sesuatu yang tidak saya inginkan atau butuhkan. Saya sungguh merasa terguncang ketika saya menyadari betapa gaya hidup ‘bintang lima' yang saya jalani sangatlah mengerikan, kejam, dan dingin." Sekarang, uangnya mendanai lembaga-lembaga amal yang didirikannya untuk menolong orang-orang di Amerika Latin.

Amsal 4 menganjurkan kita untuk memikirkan secara cermat tentang jalan hidup yang kita tempuh. Pasal ini membandingkan jalan orang benar yang seperti cahaya fajar dengan jalan orang fasik yang seperti kegelapan (ay.18-19). "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup." (ay.4 BIS). "Jagalah hatimu baik-baik, sebab hatimu menentukan jalan hidupmu." (ay.23 BIS). "Pikirlah baik-baik sebelum berbuat, maka engkau akan berhasil dalam segala usahamu" (ay.26 BIS). Setiap ayat ini mendorong kita untuk mengevaluasi bagaimana keadaan kita dalam kehidupan ini.

Tidak seorang pun ingin menjalani hidup dengan sikap egois dan tanpa belas kasihan. Namun, hal itu dapat terjadi, kecuali jika kita memikirkan baik-baik ke mana kita melangkah dalam hidup ini dan meminta Tuhan memandu jalan kita. Kiranya Dia memampukan kita hari ini untuk memahami firman-Nya dan mengikut-Nya sepenuh hati. -DCM
Kita berjalan ke arah yang benar ketika kita berjalan bersama Allah.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca