Gita Bakti · No. 269
OH, BETAPA SENANG
Mamasena Puang Matua
- Komposer
- Tradisional Toraja Mamasa
- Penulis
- adaptasi Abraham Ferdinandus 2010
- Nada dasar
- 1=Es 4/4
Reff:
Oh, betapa senang saat kita sujud
dan menyembah Allah atas rahmat pengasihan-Nya.
1.
Di sepanjang jalan hidup yang kelam
bayang-bayang kematian mencekam,
namun dari jauh tampaklah cahaya
hati riang kar'na asa pun cerah.
2.
Di setiap pergumulan yang berat,
jangan kuatir, Tuhan ada beserta.
Tangan-Nya tetap teracung dan menolong,
memberi keselamatan yang besar.
3.
Di setiap peperangan dunia,
agar perlengkapi diri s'lamanya
dengan perlengkapan dan senjata Allah,
pasti panah musuh patah dan lenyap.
4.
Ikut Yesus tak selamanya senang,
banyak pencobaan datang menyerang.
Namun sangkal diri dan tetap tenanglah
kar'na kuasa maut sudah dikekang.
Oh, betapa senang saat kita sujud
dan menyembah Allah atas rahmat pengasihan-Nya.
1.
Di sepanjang jalan hidup yang kelam
bayang-bayang kematian mencekam,
namun dari jauh tampaklah cahaya
hati riang kar'na asa pun cerah.
2.
Di setiap pergumulan yang berat,
jangan kuatir, Tuhan ada beserta.
Tangan-Nya tetap teracung dan menolong,
memberi keselamatan yang besar.
3.
Di setiap peperangan dunia,
agar perlengkapi diri s'lamanya
dengan perlengkapan dan senjata Allah,
pasti panah musuh patah dan lenyap.
4.
Ikut Yesus tak selamanya senang,
banyak pencobaan datang menyerang.
Namun sangkal diri dan tetap tenanglah
kar'na kuasa maut sudah dikekang.

