EN ID

Renungan Harian

MEREMEHKAN FIRMAN

04 September 2026

Baca: YESAYA 28:7-13


Bacaan tahunan: Yehezkiel 18-20

Para nabi serta imam di Efraim dan Yerusalem mabuk karena terlalu banyak minum anggur dan arak. Akibatnya, bukan hanya jalan mereka yang terhuyung-huyung dan tersandung-sandung. Lebih dari itu, pikiran mereka menjadi kacau, tak dapat lagi memahami penglihatan-penglihatan yang diberikan Allah. Imam-imam tak dapat lagi memutuskan perkara yang dihadapkan kepada mereka.

Parahnya, dalam kemabukannya, mereka meremehkan pesan Tuhan yang disampaikan Yesaya. Seolah-olah hal itu hanyalah omong kosong yang membosankan dan kekanak-kanakan. Pada akhirnya, oleh karena mereka menolak firman, Tuhan akan berbicara melalui bahasa asing (bangsa penyerbu-Asyur). Firman yang semestinya memberi kelegaan dan istirahat, akan diubah menjadi hukuman dan penghakiman. Mereka akan dipaksa belajar melalui hukuman dari bangsa asing.

Inilah pentingnya sikap rendah hati dalam menerima pemberitaan firman Tuhan. Sekalipun firman Tuhan terasa terlalu sederhana dan berulang-ulang kita terima, bukan berarti kita dapat meremehkannya. Selangkah demi selangkah, pedoman demi pedoman dilanjutkan dengan pedoman lain untuk lebih menguatkan. Aturan kesalehan ditambah dengan aturan keadilan, aturan keadilan ditambah aturan kasih. Dengan demikian, kita tidak terbebani terlalu berat dalam mempelajari firman. Tahapan yang sederhana dan teknik pengulangan juga memudahkan kita untuk memahami dengan sungguh sesuai maksud dan kehendak Allah. Pemahaman yang benar inilah bekal kita menyatakan setiap firman Tuhan dalam laku hidup sehari-hari. --EBL/www.renunganharian.net
FIRMAN TUHAN DISAMPAIKAN SECARA SEDERHANA DAN BERULANG SUPAYA KITA SUNGGUH MENGERTI DAN SENANTIASA MELAKUKANNYA SETIAP HARI.

Komentar

Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Alkitabku

Masuk untuk berkomentar

Untuk menulis komentar, Anda harus masuk terlebih dahulu.
To post a comment, you need to sign in first.

Pengaturan Baca